Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

34 Karya Intelektual di Buleleng Dapat HKI

F
Penulis: Francelino Junior❯
PENYERAHAN: Penyerahan sertifikat HKI kepada salah satu pemilik karya intelektual di Kabupaten Buleleng.
PENYERAHAN: Penyerahan sertifikat HKI kepada salah satu pemilik karya intelektual di Kabupaten Buleleng.
 
SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 34 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada masyarakat/pelaku usaha Buleleng pemilik karya intelektual di Rumah Jabatan Bupati Buleleng pada Senin (24/11).
 
Kegiatan ini menjadi momentum penghargaan terhadap para kreator lokal. 
 
HKI adalah hak hukum yang diberikan kepada seseorang atau badan atas karya olah pikirnya seperti karya seni, sastra, ilmu pengetahuan dan teknologi serta desain industri.
 
Dengan ini, pemilik karya intelektual memberikan hak eksklusif untuk menikmati manfaat ekonomi dari hasil karya tersebut. Sekaligus melindunginya dari penggunaan tanpa izin. 
 
Sejak 2022 Pemerintah Kabupaten Buleleng telah memfasilitasi masyarakat mendapatkan HKI, hingga 75 sertifikat di 2025.
 
Mulai dari karya seni, sastra, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta desain industri asli Buleleng. 
 
”Kabupaten Buleleng memiliki banyak sekali potensi karya-karya yang baik untuk didaftarkan mendapatkan HKI. Mulai dari seni tari, berbagai tradisi, budaya, dan lainnya. Masih banyak yang harus disertifikatkan, agar tidak diakui oleh orang lain,” ujar Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. 
 
 
Adanya sertifikat HKI tidak hanya menjadi momentum penghargaan terhadap para kreator lokal.
 
Tetapi juga memberikan sorotan khusus pada karya para penyandang disabilitas, yang dinilai memiliki potensi besar serta layak mendapatkan ruang, dukungan, dan perlindungan hukum atas karya mereka.
 
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa kelompok disabilitas, harus mendapat perhatian setara serta kesempatan untuk terus berkarya.
 
Tentu pemerintah berkomitmen membuka ruang lebih luas bagi komunitas disabilitas, terutama yang memiliki kekhasan budaya.
 
”Ada beberapa komunitas disabilitas yang akan kami angkat, seperti di daerah Desa Bengkala yaitu Janger Kolok. Akan ada kerja sama juga dengan beberapa universitas untuk menggali, apa sebenarnya yang ada di Bengkala, sehingga orang-orang mengetahui ciri khasnya,” tambahnya. 
 
Melalui pensertifikatan ini, diharapkan semakin banyak karya kreatif yang memperoleh pengakuan formal.
 
Sehingga dapat mendorong kesejahteraan, kemandirian ekonomi, serta pelestarian kekayaan budaya lokal.
 
Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Bali juga menegaskan kehadiran mereka juga untuk memberikan perlindungan hukum, terhadap kreativitas penyandang disabilitas.
 
”Kami hadir di tengah-tengah para kreator disabilitas untuk mendapatkan perlindungan kekayaan intelektualnya,” kata Kepala Kanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah.
 
Diketahui saat ini Pemkab Buleleng sedang mengupayakan Kopi Lemukih, Gula Pedawa, juga Gula Aren Silangjana untuk mendapatkan HKI.
 
Sehingga kreativitas, inovasi, dan kekayaan seni budaya Buleleng bisa semakin terlindungi. (*)
 
 
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Renovasi Gedung RSUD Buleleng Dimulai 2027, Pemkab Ajukan Perda Pembangunan Tahun Jamak

Renovasi Gedung RSUD Buleleng Dimulai 2027, Pemkab Ajukan Perda Pembangunan Tahun Jamak

Pemkab Buleleng mengajukan Ranperda tahun jamak untuk pembangunan gedung RSUD Buleleng pada 2027–2028. Penyusunan master plan ditargetkan rampung Desember 2026.

Putri Suastini Ajak Anak Zaman Now Jauhi Lagu Cinta-Cintaan

Putri Suastini Ajak Anak Zaman Now Jauhi Lagu Cinta-Cintaan

Putri Koster prihatin anak-anak zaman now lebih kenal lagu percintaan dibanding lagu nasional. Ia imbau orang tua ajarkan lagu sesuai usia.

Sempat Hilang di Jalan, Onderdil Mobil Damkar Buleleng Dikembalikan Warga

Sempat Hilang di Jalan, Onderdil Mobil Damkar Buleleng Dikembalikan Warga

Komponen as panjang truk pemadam Isuzu Borneo milik Damkar Buleleng yang hilang usai pemadaman akhirnya dikembalikan dua pemuda ke markas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer