Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Postingan Soal Buser Polres Buleleng Kabur dari Sidetapa Bikin Gaduh, Polisi Turun Tangan

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

LANGSUNG DITELUSURI: Polisi menelusuri akun media sosial yang menyebut buser Polres Buleleng kabur dari Desa Sidetapa.
LANGSUNG DITELUSURI: Polisi menelusuri akun media sosial yang menyebut buser Polres Buleleng kabur dari Desa Sidetapa.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebuah unggahan di Facebook mendadak viral. Postingan itu langsung mendapat perhatian polisi karena dinilai membuat gaduh. 


Advertisement

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa tim buser Polres Buleleng kabur ketakutan saat berada di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

Pemilik akun juga meminta kapolres membentuk tim baru yang dianggap lebih berani untuk menangani kasus dugaan penggelapan mobil.

Narasi tersebut langsung dibantah Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz. Yohana menegaskan informasi itu tidak benar dan menyesatkan.

Advertisement

“Yang dimaksud buser dalam postingan itu bukan anggota kepolisian. Itu nama salah satu organisasi. Jadi bukan Buser Polres Buleleng. Buser Polres Buleleng bernyali semua kok,” tegasnya, Rabu (3/12/2025).

Yohana menjelaskan, rombongan sekitar 15 orang yang datang ke Sidatapa merupakan kelompok dari Buser Rentcar Nasional (BRN). 

Mereka datang untuk mencari mobil yang diduga terlibat kasus penggelapan. 

Advertisement

Namun kehadiran mereka justru memicu kesalahpahaman dan berujung pengeroyokan oleh warga setempat.

Belasan orang tersebut kemudian melarikan diri keluar desa dan melaporkan kejadian itu ke Polres Buleleng.

“Setelah laporan diterima, Satuan Reskrim Polres Buleleng bersama tim Goak Poleng dan Buser Polres Buleleng yang asli langsung melakukan tindakan. Mobil Xpander hitam yang dimaksud berhasil diamankan sesuai surat perintah penyitaan,” jelasnya.

Terkait akun penyebar narasi yang mem-framing peristiwa tersebut, polisi menduga akun itu yang baru dibuat untuk menyebarkan narasi palsu. 

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap bijak menyaring informasi yang berseliweran di media sosial, terutama sebelum ikut menyebarkannya.

“Foto yang digunakan dalam unggahan itu juga masih perlu pendalaman. Yang jelas, fakta sudah kami sampaikan dan barang bukti mobil sudah kami amankan,” tutup Yohana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer