Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Buleleng Bagi Helm, Bunga dan Cokelat Saat Operasi Keselamatan

E
Penulis: Eka Prasetya❯

 

BAGIKAN HELM: Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman (kiri) memberikan helm kepada anak pengguna jalan.
BAGIKAN HELM: Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman (kiri) memberikan helm kepada anak pengguna jalan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Suasana berbeda terlihat dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026 di Buleleng. 


Advertisement

Polisi memilih melakukan pendekatan humanis. Bukannya menindak pelanggar, polisi membagikan helm, bunga, dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berkendara.

Kegiatan digelar Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 09.00 Wita di depan Taman Kota Singaraja, Jalan Ngurah Rai. 

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman bersama Ketua Bhayangkari Cabang Buleleng Ny. Arini Ruzi Gusman turun langsung memimpin kegiatan, didampingi personel yang terlibat operasi.

Advertisement

Sebanyak 50 buah helm dibagikan kepada pengendara roda dua yang belum menggunakan helm standar. Selain itu, 50 tangkai bunga dan sekitar 50 cokelat diberikan kepada masyarakat yang melintas sebagai simbol cinta dan kepedulian terhadap keselamatan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar seremoni menyambut Valentine.

“Pada intinya kami ingin memberikan edukasi terkait keselamatan di jalan raya dengan cara yang humanis. Helm, bunga, dan cokelat yang kami berikan menjadi simbol kepedulian Polres Buleleng kepada masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Ia menekankan, keselamatan berlalu lintas merupakan bentuk cinta terhadap diri sendiri dan keluarga.

“Kami tidak ingin masyarakat Buleleng menjadi korban sia-sia di jalan raya. Keselamatan adalah bentuk cinta terhadap diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah,” tegasnya.

Yohana menambahkan, Operasi Keselamatan Agung 2026 tetap mengedepankan langkah persuasif dan edukatif. Penindakan dilakukan secara profesional, namun pendekatan humanis menjadi prioritas.

Sejak dimulai pada 3 Februari 2026, tercatat 1.472 tindakan telah dilakukan. Rinciannya, 27 tilang manual, 500 pelanggaran melalui ETLE statis, serta 945 teguran.

Dominasi teguran tersebut menunjukkan bahwa kepolisian lebih mengutamakan pencegahan dan pembinaan dibanding penindakan semata. 

Harapannya, kesadaran masyarakat meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Buleleng dapat ditekan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Diduga Rem Blong, Dua Mobil Adu Banteng di Tikungan Saput Poleng Gitgit

Diduga Rem Blong, Dua Mobil Adu Banteng di Tikungan Saput Poleng Gitgit

Diduga rem blong, Ford Fiesta oleng dan menabrak Daihatsu Ayla di tikungan Saput Poleng, Gitgit, Buleleng. Empat orang terluka.

Scoopy Oleng di Tikungan Jalan Gitgit, Tabrak Motor dari Arah Berlawanan

Scoopy Oleng di Tikungan Jalan Gitgit, Tabrak Motor dari Arah Berlawanan

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar KM 12, Desa Gitgit. Honda Scoopy oleng di tikungan hingga menabrak motor dari arah berlawanan.

Rem Diduga Blong, Mobil Tabrak Dua Motor di Singaraja. Empat Orang Terluka

Rem Diduga Blong, Mobil Tabrak Dua Motor di Singaraja. Empat Orang Terluka

Diduga mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun, sebuah mikrobus menabrak dua sepeda motor di Jalan Laksamana Singaraja. Empat orang terluka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer