Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabel Tergerus Alat Berat, Traffic Light Titik Nol Singaraja Mati Total

F
Penulis: Francelino Junior❯

 


Advertisement

CEK KERUSAKAN: Tim BPTD Bali dan Dinas Perhubungan Buleleng mengecek panel traffic light yang rusak akibat terdampak proyek penataan titik nol Kota Singaraja.
CEK KERUSAKAN: Tim BPTD Bali dan Dinas Perhubungan Buleleng mengecek panel traffic light yang rusak akibat terdampak proyek penataan titik nol Kota Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan titik nol Kota Singaraja mendadak mati total. 

Kondisi itu membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng pusing tujuh keliling, lantaran persimpangan itu padat kendaraan. 

Advertisement

Kerusakan diduga terjadi akibat kabel jaringan yang tertanam di bawah tanah tergerus proyek penataan kawasan titik nol Kota Singaraja.

Pantauan di lapangan menunjukkan tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali mendatangi lokasi proyek pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. 

Mereka melakukan pengecekan terhadap komponen traffic light di sekitar Tugu Singa Ambara Raja, tepatnya pada boks induk yang berada di area luar Rumah Jabatan Bupati Buleleng. 

Advertisement

BPTD harus turun tangan melakukan pemeriksaan, karena ruas jalan tersebut berstatus jalan nasional.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menyebut kerusakan terjadi akibat kelalaian pihak vendor proyek saat melakukan pekerjaan di kawasan tersebut.

“Karena kelalaian vendor, beberapa komponen traffic light yang tertanam di bawah tanah tergerus sehingga sistemnya mati total. Padahal seharusnya tetap berfungsi,” ujarnya.

Pemeriksaan lapangan juga melibatkan pihak vendor proyek penataan titik nol serta tim teknis dari Dinas PU-Perkim Buleleng. Dari hasil pengecekan sementara, komponen traffic light diketahui hanya tertarik akibat pekerjaan proyek dan tidak sampai pecah.

Artinya, kontroler traffic light masih bisa digunakan kembali. Namun untuk sementara waktu perangkat tersebut diamankan terlebih dahulu menunggu proses penataan kawasan selesai.

Sebagai solusi, boks kontrol traffic light rencananya akan digeser ke lokasi yang lebih aman.

Staf Teknis LLAJ BPTD Kelas II Bali, Pande Putu Gede Surya Suastika, menjelaskan kerusakan paling parah terjadi pada jaringan kabel yang terhubung ke boks kontrol induk.

“Jaringan kabel menuju boks kontrol induk mengalami kerusakan total, sehingga harus dilakukan penggantian kabel sekaligus perubahan jalur jaringan,” jelasnya.

Sambil menunggu proses penataan kawasan dan pemasangan boks utilitas baru, traffic light di titik nol Kota Singaraja dipastikan tidak berfungsi sementara waktu. 

Informasinya, perbaikan baru akan dilakukan setelah pemasangan boks utilitas rampung, yang diperkirakan berlangsung usai Hari Raya Idul Fitri. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Sucikan Titik Nol Singaraja, Pemkab Buleleng Gelar Melaspas hingga Pedudusan Agung

Sucikan Titik Nol Singaraja, Pemkab Buleleng Gelar Melaspas hingga Pedudusan Agung

Kawasan Titik Nol Kota Singaraja diresmikan pada Rabu (29/7/2026). Sebelum dibuka untuk publik, digelar rangkaian upacara Melaspas, Ngenteg Linggih, hingga Pedudusan Agung dan kawasan disterilkan.

Titik Nol Singaraja Jadi Spot Nongkrong Baru, Ramai Diburu Pemburu Senja dan Konten Media Sosial

Titik Nol Singaraja Jadi Spot Nongkrong Baru, Ramai Diburu Pemburu Senja dan Konten Media Sosial

Kawasan Titik Nol Singaraja mulai ramai dikunjungi meski proyek belum rampung. Spot baru berburu senja dan konten media sosial ini digadang menjadi ikon heritage Kota Singaraja.

Tak Lagi Biasa, Titik Nol Singaraja Kini Dipenuhi Ukiran Khas Buleleng

Tak Lagi Biasa, Titik Nol Singaraja Kini Dipenuhi Ukiran Khas Buleleng

Penataan titik nol Singaraja tampil dengan ukiran khas Buleleng, memperkuat identitas lokal sekaligus melestarikan seni tradisional daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer