Pasca Kasus Gigitan Massal, Ratusan Anjing di Banyuning Divaksin dan Disterilisasi

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Upaya pencegahan rabies di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, terus digencarkan.
Setelah sempat terjadi kasus anjing diduga rabies yang menggigit 18 warga beberapa waktu lalu, kini Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Komisariat Buleleng turun langsung menggelar bakti sosial sterilisasi, kastrasi, dan vaksinasi anjing, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Wantilan Kelurahan Banyuning itu disambut antusias warga.
Sejak pagi, masyarakat berdatangan membawa anjing peliharaannya untuk mendapat layanan kesehatan hewan secara gratis.
Tercatat sebanyak 120 ekor anjing berhasil divaksinasi, sementara 32 ekor lainnya menjalani tindakan sterilisasi maupun kastrasi.
Tak hanya pelayanan kesehatan hewan, kegiatan tersebut juga diisi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memelihara hewan secara bertanggung jawab agar tidak menjadi ancaman penularan rabies.
Ketua Panitia Bakti Sosial PDHI Komisariat Buleleng, drh. I Gusti Oka Yadnya mengatakan, kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan para dokter hewan di Buleleng melihat meningkatnya kasus gigitan anjing yang terjadi belakangan ini.
“Kegiatan ini beranjak dari kepedulian kami dokter hewan di Buleleng. Berawal dari informasi di media ada peningkatan kasus gigitan, jadi kami hadir melaksanakan bakti sosial berupa sterilisasi dan kastrasi,” ujarnya.
Menurutnya, sterilisasi dan kastrasi dilakukan sebagai langkah pengendalian populasi Hewan Penular Rabies (HPR), khususnya anjing lokal yang kerap dilepasliarkan dan berpotensi menyebarkan rabies.



