Jelang Idul Adha, Distankan Buleleng Kerahkan Puluhan Dokter Periksa Hewan Kurban

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Sebanyak 24 orang dokter hewan diterjunkan untuk memastikan sapi maupun kambing yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
Puluhan dokter hewan itu nantinya disebar ke sejumlah titik penyembelihan kurban, mulai dari masjid, mushola, hingga Rumah Potong Hewan (RPH).
Mereka akan melakukan pemeriksaan antemortem atau sebelum penyembelihan, serta post mortem setelah hewan dipotong.
Kepala Distankan Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan enam dokter hewan di kantor Distankan serta masing-masing dua dokter hewan di sembilan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di Buleleng.
“Ada enam dokter hewan di Kantor Distankan Buleleng dan masing-masing dua dokter hewan di sembilan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Mereka proaktif mendatangi lokasi penyembelihan kurban di masjid, mushola, maupun Rumah Potong Hewan (RPH),” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Tak hanya melibatkan tenaga internal, pemeriksaan kesehatan hewan kurban juga dibantu oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kabupaten Buleleng.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh agar daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman dan bebas penyakit.
Melandrat menjelaskan, pemeriksaan antemortem dilakukan dengan mengecek kondisi fisik hewan, seperti suhu tubuh, kondisi bola mata, hingga kelopak mata. Pemeriksaan penting dilakukan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat sebelum dipotong.



