Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbekel Sidetapa Sesalkan Aksi Main Hakim Sendiri: Kita Nyame Bali

F
Penulis: Francelino Junior❯
IKHLAS: Perbekel Sidetapa, I Made Sutama. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
IKHLAS: Perbekel Sidetapa, I Made Sutama. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Keluarga KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, yang tewas setelah menjadi korban amuk massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari, dipastikan tidak akan melaporkan balik kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa anggota keluarganya.

Perbekel Desa Sidetapa, I Made Sutama, mengatakan keluarga korban memilih menerima peristiwa tersebut dengan lapang dada. 

Advertisement

Meski demikian, ia menyayangkan aksi main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

Menurut Sutama, setiap dugaan tindak pidana semestinya diselesaikan melalui proses hukum, bukan dengan tindakan kekerasan yang berakhir fatal. 

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Bali sejatinya adalah nyame atau saudara, sehingga tidak sepatutnya menyelesaikan persoalan dengan cara menghakimi.

Advertisement

“Tidak (melaporkan balik). Keluarga menerima dan mengikhlaskan. Orangnya juga sudah meninggal dan itu massa yang bergerak. Mungkin kalau ada karma, nanti Tuhan yang memberikan jalan terbaik,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Sutama mengakui, dugaan pencurian ayam yang dilakukan korban memang telah merugikan warga. 

Namun, menurutnya, tindakan massa yang berujung menghilangkan nyawa jauh melampaui persoalan yang terjadi.

Ia menilai, peristiwa tersebut justru memunculkan simpati publik terhadap keluarga korban. Terlebih setelah beredar video yang memperlihatkan anak perempuan KD menangis histeris di samping jasad ayahnya.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Bawa Kisah Tradisi ke Peragaan Busana. Buleleng Tampilkan Payas Ningrat hingga Busana Sidetapa

Bawa Kisah Tradisi ke Peragaan Busana. Buleleng Tampilkan Payas Ningrat hingga Busana Sidetapa

Parade Busana Adat Buleleng di PKB 2026 memukau penonton lewat kisah budaya yang menampilkan Payas Ningrat, busana Sidetapa, Memukur, hingga Ngadegang Bubur Dewata.

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer