Trauma Belum Pulih, Pelajar Korban Dugaan Pelecehan Terus Dapat Pendampingan Psikolog

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pendampingan terhadap seorang pelajar yang menjadi korban dugaan pelecehan oleh oknum guru di Kabupaten Buleleng terus dilakukan.
Hingga kini, korban disebut masih berupaya memulihkan kondisi psikologisnya setelah peristiwa yang dilaporkan kepada aparat penegak hukum.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan pihaknya sejak awal telah memberikan pendampingan kepada korban.
Mulai dari proses pemeriksaan di Polres Buleleng hingga pemeriksaan medis, korban selalu didampingi untuk memastikan hak-haknya tetap terlindungi.
Pendampingan dilakukan oleh psikolog dengan menyesuaikan jadwal sekolah korban agar tidak mengganggu aktivitas belajarnya.
"Pendampingan oleh psikolog menyesuaikan dengan jam sekolahnya," ujar Kariaman, Selasa (4/8/2026).
Saat dugaan peristiwa itu terjadi, korban masih duduk di bangku kelas akhir sekolah dasar. Kini, ia telah melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama.
Kariaman mengungkapkan, berdasarkan hasil asesmen psikolog, korban mengaku dugaan tindakan tidak pantas tersebut terjadi lebih dari satu kali.
Dalam proses pendampingan juga terungkap bahwa korban sempat dijanjikan perhatian dan kasih sayang layaknya seorang ayah oleh terduga pelaku.


