Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Buleleng Tanam Bawang Putih di Lahan 25 Are, Bidik Panen 3 Ton

F
Penulis: Francelino Junior❯
TANAM BAWANG: Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman (kanan) bersama petani di Desa Pakisan melakukan uji coba penanaman bawang putih. (Polres Buleleng)
TANAM BAWANG: Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman (kanan) bersama petani di Desa Pakisan melakukan uji coba penanaman bawang putih. (Polres Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor masih menjadi pekerjaan rumah. 

Dari kebutuhan nasional yang mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun, produksi dalam negeri baru berada di kisaran 34–40 ribu ton. Artinya, sebagian besar kebutuhan masih harus dipenuhi dari luar negeri.

Advertisement

Kondisi tersebut coba direspons Polres Buleleng. Pada Rabu (19/8/2026), jajaran kepolisian menanam bawang putih di lahan seluas 25 are di Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan. 

Langkah itu menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya mendorong produksi bawang putih lokal.

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman mengatakan, tahap awal penanaman menggunakan sekitar 200 kilogram bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau. Jika budidaya berjalan sesuai target, tanaman tersebut diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan.

Advertisement

Dari lahan seluas 25 are itu, produksi bawang putih diproyeksikan mencapai 2–3 ton.

”Kami mendukung swasembada pangan, khususnya untuk komoditas bawang putih,” ujar Ruzi Gusman.

Dia menjelaskan, kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun. Sementara produksi dalam negeri hanya berkisar 34–40 ribu ton. 

Kesenjangan tersebut membuat tingkat ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor masih berada di kisaran 90–95 persen.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Celukan Bawang Disiapkan Jadi Terminal Logistik, Truk dari Ketapang Tak Perlu Lagi Lewat Gilimanuk

Celukan Bawang Disiapkan Jadi Terminal Logistik, Truk dari Ketapang Tak Perlu Lagi Lewat Gilimanuk

Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai terminal logistik khusus. Truk dari Ketapang nantinya bisa langsung menuju Buleleng tanpa melalui Gilimanuk.

Usai Ditinjau Menhub, Celukan Bawang Kembali Diperiksa untuk Penguatan Penyeberangan Jawa-Bali

Usai Ditinjau Menhub, Celukan Bawang Kembali Diperiksa untuk Penguatan Penyeberangan Jawa-Bali

Pelabuhan Celukan Bawang dipersiapkan memperkuat konektivitas Jawa-Bali. Pemerintah pusat bersama Pelindo mengevaluasi kesiapan infrastruktur dan layanan pelabuhan.

AHY Soroti Peran Pelabuhan Celukan Bawang. Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Urai Kemacetan Bali

AHY Soroti Peran Pelabuhan Celukan Bawang. Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Urai Kemacetan Bali

Pelabuhan Celukan Bawang diproyeksikan menjadi jalur penyeberangan alternatif untuk mengurangi kemacetan Ketapang-Gilimanuk. AHY meminta Kemenhub segera mengoptimalkan pelabuhan di Buleleng tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer