
SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Penanganan kebersihan menjadi fokus utama selama gelaran Buleleng Festival (Bulfest) 2026 yang berlangsung pada 18–23 Agustus 2026.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng mengerahkan ratusan relawan gabungan serta menyiapkan puluhan titik fasilitas penampungan sampah di sepanjang area festival.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, I Gede Putra Aryana, menjelaskan bahwa skema penanganan sampah telah dirancang matang jauh sebelum helatan dimulai lewat koordinasi lintas sektor.
Guna menjaga kenyamanan pengunjung di venue Bulfest 2026, DLH menggalang kekuatan personil dari berbagai instansi pemerintah hingga elemen mahasiswa.
"Dari DLH kami sudah mengumpulkan saat sebelum Bulfest, saat 15 Agustus 2026 kami undang OPD. Satu OPD mengerahkan relawan 20 orang, ada 5 kampus yang juga mengerahkan relawan. Mudah-mudahan edukasi yang dilakukan petugas kebersihan dan relawan dipahami masyarakat," ujar Putra Aryana.
Penempatan relawan disebar secara merata, termasuk penjagaan khusus di titik-titik krusial seperti area toilet umum untuk menjaga kebersihan dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung.
Dari sisi sarana dan prasarana, DLH Buleleng menyiagakan 40 titik tong sampah di seluruh lokasi festival.
Selain itu, ditempatkan pula kontainer sampah berkapasitas besar di beberapa titik strategis, yakni pelataran Kantor Lurah Paket Agung, Jalan Kresna, serta area Bappeda Buleleng.
Kendati fasilitas penampungan telah disebar, Putra Aryana mengakui proses pemilahan sampah secara mandiri oleh masyarakat di lokasi acara belum berjalan optimal.


