SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peristiwa kebakaran di rumah kost rentan terjadi. Apalagi belum lama ini sempat terjadi kebakaran rumah kost di Bali.
Peristiwa kebakaran rumah kost yang terjadi di Kelurahan Sesetan, Denpasar, beberapa bulan lalu menjadi tragedi.
Sebab dalam peristiwa tersebut, sekeluarga asal Desa Bontihing, Buleleng, menjadi korban jiwa.
Mencegah terjadinya peristiwa serupa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng pun melakukan langkah antisipasi.
Baca Juga: Amor Ing Acintya. Ayah, Ibu, dan Balita asal Buleleng Tewas Akibat Kebakaran di Sesetan, Bali
Dinas Pemadam Kebakaran pun mendatangi rumah kost yang ada di Buleleng. Khususnya di kawasan Kota Singaraja.
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi rumah kost.
Tujuannya melakukan edukasi pencegahan dan penanganan kebakaran. Edukasi itu menyasar para pemilik kost dan para penghuni kost.
“Kami edukasi supaya tidak terjadi lagi peristiwa kebakaran di rumah kost. Apalagi sampai menelan korban jiwa,” kata Gunawan saat dihubungi pada Kamis (11/7/2024).
Baca Juga: Dinas Pemadam Kebakaran Dijanjikan Dapat Armada Baru
Menurut Gunawan, edukasi itu penting dilakukan. Karena dalam waktu dekat tahun ajaran baru akan dimulai. Sehingga banyak siswa maupun mahasiswa yang mencari rumah kost.
Para perantau itu pasti akan menggunakan peralatan-peralatan yang berkaitan dengan listrik. Maupun menggunakan kompor gas.
Kedua hal tersebut berpotensi memicu kebakaran. Apabila panik dan tidak mampu menangani api, maka peristiwa itu akan memicu kebakaran yang lebih besar.
“Kami edukasi jangan panik. Kalau ada regulator bocor, tangani dengan cara menutup menggunakan kain yang sudah basah. Jangan disiram air, apalagi minyak. Itu pasti tambah besar,” jelasnya.
Lebih lanjut Gunawan mengungkapkan, pihaknya juga menyarankan agar pemilik rumah kost menyiapkan minimal sebuah Alat Pemadam Api Ringan atau APAR.
Apabila tersedia APAR, maka proses penanganan api bisa dilakukan lebih cepat. Sehingga kerugian material maupun korban jiwa dapat dicegah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya