SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pro kontra pernyataan Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, menuai perhatian sejumlah pihak. Termasuk dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hindu.
Ormas Persadha Nusantara, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Wedakarna.
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Persadha Nusantara, Dr. Gede Suardana menyatakan, pernyataan Arya Wedakarna tidak mengandung unsur penistaan agama.
“Pernyataan dia tidak ada menyebutkan agama sehingga tidak bisa disebutkan penistaan agama,” kata Suardana, Jumat (5/1/2024).
Suardana yang juga tokoh muda asal Buleleng itu mengatakan, pernyataan Arya Wedakarna di Bea Cukai Bandara Ngurah Rai terkait standar prosedur pelayanan yang baik di area bandara adalah benar.
“Apa yang diperjuangkan Wedakarna itu benar, hanya caranya kurang tepat. Masih ada cara lain,” ujar mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng ini.
Suardana menegaskan, bila melihat dan mendengar detail video, tidak ada unsur pelecehan agama di sana. Karena tidak menyebut agama manapun. Hanya saja cara penyampaiannya, membuat pernyataan Wedakarna menjadi salah tafsir.
“Hanya menyebut Middle East dan itu tempat bukan agama. Soal penutup kepala juga bukan menyebutkan agama. Karena tradisi menutup kepala juga dipakai di berbagai negara, termasuk India,” demikian Suardana. (*)
Editor : Eka Prasetya