Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Waspada! Kasus Rabies Muncul di Bali: 3 Lansia Jadi Korban Gigitan

Muhammad Basir • Rabu, 10 Januari 2024 | 02:53 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RadarBuleleng.id – Kasus rabies mencuat pada awal tahun 2024. Munculnya kasus tersebut menjadi alarm bagi pemangku kebijakan kesehatan di Provinsi Bali.

Kasus rabies pada awal tahun ini, ditemukan di Desa Berangbang. Sebuah desa yang terletak di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Sebanyak tiga orang warga lanjut usia (lansia) menjadi korban. Mereka mengalami gigitan pada tangan dan pada kaki.

Anjing yang mengamuk kemudian dibunuh warga. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana.

Petugas kemudian datang ke lokasi mengambil sampel otak anjing tersebut. Sampel kemudian dikirimkan ke laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar.

Hasilnya, anjing yang mengamuk ternyata positif rabies. Ketiga warga itu langsung diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa menjelaskan, anjing diketahui mengamuk pada Minggu (31/12/2023) pekan lalu.

Setelah menyampaikan sampel kepada BBVet, hasil pengujian akhirnya diterima Pemerintah Kabupaten Jembrana. Hasil uji baru diterima pada Minggu (7/1/2024).

Widarsa mengatakan, pihaknya sudah langsung melakukan tindak lanjut. Caranya dengan melakukan vaksinasi darurat terhadap hewan-hewan yang berpotensi menyebarkan rabies.

Hewan yang dimaksud adalah anjing dan kucing. Tercatat ada 37 ekor hewan yang divaksin, terdiri dari 30 ekor anjing dan 7 ekor kucing.

“Vaksinasi emergency untuk mencegah penyebaran pada hewan lain” jelasnya. (*)

 

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #gigitan anjing #radar buleleng #jembrana #anjing #rabies