radarbuleleng.id-Sebanyak 37 ekor hewan penular rabies (HPR) di Desa Berangbang, Jembrana, Bali, divaksin rabies.
Vaksinasi emergency dilakukan setelah hasil laboratorium sampel anjing yang menggigit tiga orang warga hasilnya positif rabies.
Kepala Bidang Keswan Dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa menjelaskan, sampel anjing yang positif rabies merupakan anjing yang menggigit warga pada 31 Desember 2023 lalu.
"Tiga orang lansia yang digigit anjing. Ada yang digigit pada tangan dan pada kaki," ujarnya, Selasa (9/12/).
Anjing yang menggigit warga selanjutnya dieliminasi dan otaknya dikirim ke laboratorium BBVet Denpasar.
Hasilnya baru diterima pada Minggu (7/1) lalu, sehingga meskipun kasus gigitan terjadi pada akhir tahun 2023, terdata sebagai kasus positif rabies pertama di tahun 2024 ini.
Kasus rabies pertama di Desa Berangbang, Kecamatan Negara ini, ditindaklanjuti dengan vaksinasi emergency pada 37 ekor HPR. Terdiri dari anjing 30 ekor dan kucing 7 ekor.
"Vaksinasi emergency untuk meminimalisir penyebaran pada HPR lain," jelasnya. ***
.
Editor : Donny Tabelak