Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kompetisi  Jurnalistik Radar Bali Ramai Peminat

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 19 Januari 2024 | 04:44 WIB
RAMAI PEMINAT: Suasana zoom meeting dengan peserta lomba jurnalistik dalam rangka Kompetisi Jurnalistik SMA/Sederajat yang dihelat Jawa Pos Radar Bali
RAMAI PEMINAT: Suasana zoom meeting dengan peserta lomba jurnalistik dalam rangka Kompetisi Jurnalistik SMA/Sederajat yang dihelat Jawa Pos Radar Bali

RadarBuleleng.id – Sebanyak 80 orang siswa seantero Bali bersiap mengikuti ajang Pelatihan dan Kompetisi Jurnalistik SMA/Sederajat 2024 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Bali.

Jelang kompetisi tersebut digelar, dilakukan technical meeting yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (18/1/2024).

Setelah technical meeting, maka peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan yang dihelat di Graha Yowana Suci (GYS), Jalan Hasanuddin, Denpasar, pada Sabtu (20/1/2024).

Ketua Panitia Kegiatan, Djoko Heru Setiawan mengucapkan terima kasih atas antusiasme para siswa. Partisipasi itu di luar dugaan.

Saking banyak yang mendaftar pendaftaran diperpanjang dan juga dibatasi karena sudah melebihi kuota.

“Bahkan ada peserta dari luar Bali yaitu Gresik Jawa Timur karena wilayahnya beda provinsi dia tidak bisa ikut,” kata Djoko.

Djoko menyampaikan, di era digital ini membuat anak-anak terpacu belajar menulis. Tapi, menulis sangatlah penting, bukan saja untuk jurnalis tapi bagi mereka yang ingin bekerja menjadi penulis atau yang sedang naik daun menjadi konten creator.

“Gempuran era medsos ini, antusias adik-adik peserta Kompetisi Jurnalistik Pelajar SMA/Sederajat 2024 luar biasa,” ungkapnya.

Selain pelatihan, acara juga dirangkai lomba jurnalistik. Kompetisi jurnalistik SMA/Sederajat 2024 ini, dimaksudkan sebagai ajang pencarian bakat dan melahirkan jurnalis, serta mampu meningkatkan daya tarik pelajar di bidang menulis berita.

“Dengan diadakan kompetisi ini, diharapkan pelajar punya pengalaman terjun ke lapangan untuk meliput dan membuat berita dengan mengadopsi 5W 1H (what, who, when, why, where, dan how). Yakni, unsur; apa, siapa, kapan, mengapa, di mana, dan bagaimana,” ungkap pria yang juga Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Bali.

Selanjutnya, kategori kompetisi hard news, maksimal 500 kata dan feature maksimal 700 kata. Adapun tema lomba, yakni Merdeka Belajar, Sekolah Penggerak dan Memilah Sampah dari Sumber. (*)

Editor : Eka Prasetya
#jurnalistik dan Creative #berita #kompetisi