Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pemilu 2024, Warga Binaan Lapas Kenakan Pakaian Adat saat Nyoblos

Putu Honey Dharma Putri Widarsana • Kamis, 15 Februari 2024 | 01:38 WIB

 

NUSANTARA: Warga binaan tampak mengenakan pakaian adat saat menyalurkan hak suara di Lapas Perempuan Kerobokan.
NUSANTARA: Warga binaan tampak mengenakan pakaian adat saat menyalurkan hak suara di Lapas Perempuan Kerobokan.

RadarBuleleng.id - Ada yang unik pada pelaksanaan Pemilu 2024. Para warga binaan rupanya antusias menyalurkan hak suara mereka.

Bahkan warga binaan rela menghabiskan waktu lebih lama untuk berdandan serta mengenakan pakaian adat khas daerah.

Selain itu dekorasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga dominan warna pink, yang identik dengan hari valentine.

Maklum saja, hari pemungutan suara dilakukan bertepatan dengan hari valentine. Yakni pada Rabu (14/2/2024).

Di Lapas Perempuan Kerobokan, warga binaan yang menyalurkan hak suara, mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah di Indonesia. 

Mulai dari pakaian adat Minang, Sunda, dan tentu saja pakaian adat Bali.

Hal tersebut membuktikan antusiasme dari para penghuni Lapas Perempuan Kerobokan untuk menyalurkan hak suara pada Pemilu 2024.

Kepala Lapas Perempuan Kerobokan, Luh Putu Andiyani mengungkapkan, TPS tersebut sengaja didekorasi dengan warna pink yang dominan.

Andiyani mengatakan dekorasi itu merupakan ide dari para warga binaan di Lapas Perempuan. Baik yang masih berstatus tahanan maupun narapidana.

“Kebetulan Pemilu berbarengan dengan hari Valentine, jadi mereka sangat antusias menghias TPS dengan hasil karya mereka bernuansa pink,” kata Andayani dengan bersemangat.

Ia mengaku bahwa ide menggunakan pakaian daerah tersebut awalnya disarankan oleh para petugas Lapas. 

Mengingat para warga binaan berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. (*)

Editor : Eka Prasetya
#lapas #Pemilu 2024 #pakaian adat