Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wah, Ada Kera Sakti Berkeliaran di Jalanan

Juliadi Radar Bali • Senin, 19 Februari 2024 | 02:29 WIB

 

Pemuda Tionghoa yang memakai kostum kera saksi saat festival Imlek dengan masuk ke pasar Tabanan.
Pemuda Tionghoa yang memakai kostum kera saksi saat festival Imlek dengan masuk ke pasar Tabanan.

RadarBuleleng.id - Ada yang unik dalam rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek di Bali. Perayaan itu dilakukan secara meriah.

Peringatan itu juga dilakukan serangkaian dengan menyambut Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2575. Perayaan itu juga disambut secara meriah oleh warga.

Seperti dalam festival yang dirayakan masyarakat Tionghoa di Kabupaten Tabanan. Mereka melakukan Festival Imlek sekaligus melakukan parade keliling Kota.

Festival Imlek itu dimulai dari Vihara Dharma Catta/Kong Co Bio, di Jalan Melati dengan berjalan kaki hingga finish di Taman Bung Karno Tabanan.

Menariknya dari festival Imlek tersebut, selain dimeriahkan sejumlah penampilan seperti parade barongsai, atraksi wushu, parade liong, Hadrah dari umat muslim Tabanan dan barong khas Bali. 

Ternyata ada tokoh film familiar asal Tiongkok yaitu yakni mengenakan kostum tokoh Kera Sakti.

Terlihat dari beberapa pemuda tionghoa berkostum Kera Sakti seperti Sun Go Kong atau siluman kera.

Kemudian Chu Pat Kai alias siluman babi. Ada juga Wu Ching alias siluman air.

Mereka tentu saja dipimpin Biksu Tong Sam Chong melewati kerumunan pengunjung yang menghadiri Festival Imlek.

Penampilan Sun Go Kong itu menjadi sasaran foto dan perhatian pengunjung yang memenuhi ruas jalan Gajah Mada yang menjadi jalur parade Festival Imlek.

Bahkan beberapa anak muda yang berkostum kera sakti sempat memasuki pasar Tabanan sebelum festival Imlek dimulai. Sontak membuat kehebohan di dalam pasar Tabanan. 

Orang yang mengenakan kostum kera sakti adalah Takiya Utomo. Dia adalah seorang pemuda Tionghoa yang ikut tergabung dalam perkumpulan pemuda di Vihara Dharma Catta.

Takiya Utomo mengaku tampil mengenakan kostum Sun Go Kong untuk memeriahkan festival Imlek. Apalagi kostum kera sakti juga identik dengan identitas dari Tiongkok. 

"Semua orang kenal dengan kera sakti, yang dalam perjalanan mencari kitab suci agama Budha," ujar Takiya Utomo. 

Dia juga menggandeng tiga orang teman lainnya. Yakni Akafiro sebagai Wu Ching, Dewa Aris sebagai Cu Pat Kai, dan Manggalang sebagai Biksu Tong Sam Cong. 

Takiya mengaku mengenakan kostum kera sakti memang agak ribet. Karena harus mengenakan pernak-pernik yang biasanya dibawa kera sakti. 

"Tadi pakainya agak lama, persiapan dari siang dari rumah," ucap pelajar di SMAN 2 Tabanan itu.

Sementara itu panitia festival Imlek Lim Surya Adinata mengaku festival Imlek ini sebagai bukti bahwa Tabanan adalah kota toleransi. 

"Dari dulu saya sudah merasakan di lingkungan kami, warga banjar, warga kami, kampung jawa, sudah memiliki kerukunan yang sangat bagus sekali," ungkapnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #kera sakti #imlek #tabanan