radarbuleleng.id – Nasib nahas menimpa seorang pemudik bernama Riski Syahputra, 22, asal Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (6/4).
Riski Syahputra mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.
Sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya terjun bebas ke kebun warga yang berada di pinggir jalan, tepatnya di Banjar Dinas Selemadeg Kelod, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sugianyar Ardika membenarkan kejadian itu.
Ia mengatakan kecelakaan tunggal yang dialami korban Riski Syahputra terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.40 wita.
Kejadian bermula dari korban yang hendak melakukan perjalanan mudik menuju kampung halamannya di daerah Dawuhan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur.
Korban berangkat mudik dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol P 2056 AE berboncengan dengan Ansori, 24.
Korban datang dari Denpasar menuju Gilimanuk melaju dengan kecepatan tinggi.
“ Ketika memasuki jalan tikungan masuk Banjar Dinas Selemadeg Kelod, Desa Selemadeg.
Korban malah tidak melihat tikungan jalan yang ada di depannya, mendadak membuat korban terjun ke kebun milik warga yang berada di pinggir jalan,” kata Kompol Sugianyar.
Akibat kecelakaan tunggal yang dialami korban di Jalan Denpasar-Gilimanuk, membuat korban mengalami patah tulang pada kedua tangannya.
Sementara temannya Ansori selamat dari kecelakaan itu, hanya mengalami luka ringan biasa.
“Korban yang alami patah tulang sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Selemadeg.
Lantaran alami patah tulang serius sehingga dirujuk kembali ke RSUD Tabanan,” ungkapnya.
Dari keterangan korban dan olah TKP di lapangan. Penyebab kecelakaan tunggal yang dialami korban diduga korban mengantuk saat berkendara, sehingga tidak melihat jalan tikungan yang berada di depan.
“Berkendara mengantuk menjadi pemicu korban alami kecelakaan,” tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak