Banjir susulan yang disebabkan hujan lebat itu sampai menghayutkan mesin somel hingga sepeda motor milik warga.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, kejadian banjir bandang di Desa Gegelang itu terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari.
Akibat banjir itu, mengakibatkan akses jalan Kabupaten di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Gegelang tertutup.
"Banjir tersebut sampai memasuki pekarangan salah satu rumah warga. Motor dan mesin somelnya hanyut terbawa arus banjir," kata Arimbawa.
Arimbawa menambahkan, selain menghanyutkan motor dan mesin somel milik warga setempat, banjir bandang itu juga mengakibatkan longsoran dan melubernya sampah serta lumpur.
"Muncul titik peralihan aliran air ke arah permukiman warga yang perlu dinormalisasi," jelasnya.
Pihak BPBD Karangasem bersama warga sudah melakukan asesmen yang diakibatkan oleh banjir bandang.
"Jalan yang jebol hanya bisa dilalui pejalan kaki. Tidak bisa dilalui motor apalagi mobil," bebernya.
Rencananya, BPBD akan menurunkan alat berat untuk melakukan penanganan dan membuka akses jalan yang tertutup material sampah dan lumpur. ***
Editor : Donny Tabelak