Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wisatawan Melimpah, Tapi Infrastruktur Jalan di Nusa Penida Pas-Pasan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 14 Mei 2024 | 01:49 WIB

 

RAMAI WISATAWAN: Wisatawan saat berdatangan ke Pulau Nusa Penida. Kawasan itu ramai wisatawan, sayangnya infrastruktur berantakan.
RAMAI WISATAWAN: Wisatawan saat berdatangan ke Pulau Nusa Penida. Kawasan itu ramai wisatawan, sayangnya infrastruktur berantakan.

RadarBuleleng.id - Wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida melimpah rumah. Sayangnya kondisi itu tidak didukung dengan infrastruktur jalan.

Dampaknya Nusa Penida kerap mengalami kemacetan, karena lalu lalang kendaraan yang cukup intens.

Ditambah lagi banyak jalan di Nusa Penida yang mengalami kerusakan. Sehingga turut menghambat laju kendaraan.

Baca Juga: Sempat Viral karena Dikeluhkan Warga, Perbaikan Jalan Rusak di Desa Pegadungan Buleleng Butuh Anggaran Rp 2,5 Miliar

Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru mengaku ada banyak keluhan terkait jalan rusak di Nusa Penida. 

Menurutnya hal itu sangat ironis. Mengingat Nusa Penida menjadi salah satu lumbung Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Klungkung.

Wayan Baru menyatakan, seharusnya jalan harus segera diperbaiki agar wisatawan lebih nyaman. Selain itu akses transportasi pun menjadi lancar.

Bahkan politisi Gerindra itu menyebut bila Nusa Penida menjadi tujuan wisata dengan sarana prasarana terburuk dibandingkan daerah tujuan wisata yang lainnya. 

“Keadaan jalan di Nusa Penida sudah sangat parah tidak bisa mengakomodir kondisi lalu lintas saat ini. Harus segera diperbaiki, diperbesar kalau bisa ruas jalan ditambah. Buat shortcut agar ada jalan alternatif, sehingga tidak sampai terjadi kemacetan,” katanya.

Baca Juga: Pengendara Motor Ditikam Pria Tak Dikenal di Jalan Raya, Videonya Viral di Media Sosial

Ia menyebut alasan pemerintah tidak punya anggaran sebenarnya tidak masuk akal. Sebab wisatawan yang datang ke Nusa Penida dikenakan retribusi sebanyak Rp 25 ribu per orang.

“Jika retribusi tersebut masih kurang, kita usulkan ke pusat. Melalui Gerindra satu komando dengan pusat kita usulkan proyek pengembangan jalan di Nusa Penida,” ujarnya.

Salah satu ruas yang mengalami kerusakan parah adalah jalan di Sebunibus dan Toyapakeh. Baru menyebut kondisi jalan tersebut sudah sangat parah sehingga perlu mendapatkan penanganan cepat. 

sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana mengatakan, kerusakan jalan yang terjadi di Sebunibus dan Toyapakeh akan dilakukan perbaikan melalui pemeliharaan rutin. 

Sementara ruas jalan lainnya di Nusa Penida, juga akan diperbaiki. Sebut saja ruas Jalan Bunga Mekar, Pura Kalibun dan ruas Pertigaan Klatak Lembongan, dan Klatak Jungutbatu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Nusa Penida #pariwisata #jalan #klungkung