radarbuleleng.id - Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor dan aksi kejahatan lainnya di Tabanan, Bali, pemerintah cepat antisipasi dengan cara memasang kamera pengawas CCTV pada ruang-ruang keramaian dan lokasi-lokasi yang anggap dirawan di desa.
Salah satunya dilakukan oleh Desa Tegalmengkeb, Selemadeg Timur, Tabanan. Desa itu memasang puluhan kamera pengawas CCTV.
Perbekel Desa Tegal Mengkeb Dewa Made Widarma mengatakan, pemasangan sekitar 25 kamera pengawas CCTV tersebut dari bantuan yayasan Sahaja Sawah Tegalmengkeb dan berasal dari Adat Tegalmengkeb sendiri.
Pemasangan kamera CCTV itu untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan di desa. Salah satunya yang masih kerap terjadi aksi pencurian kendaraan bermotor.
Dari kamera CCTV yang terpasang pihaknya dapat memonitor atau memantau aktivitas jalan umum, areal pura atau tempat penyimpanan gong dan memantau aktivitas kendaraan keluar masuk menuju pantai dan areal parkir di Pantai Klecung Seltim Tabanan.
"Yang jelas kami pasang di desa di titik yang berpotensi terjadi gangguan kerawanan dengan aksi kejahatan," ungkapnya, Senin (10/6).
Untuk titik-titik lokasi pemasangan CCTV tersebut. Diantanya Balai Banjar Tegalmengkeb Kaja, Pura Puseh Tegalmengkeb Kaja, Wantilan Pura Dalem Tegalmengkeb Kaja, Bale Kulkul, Balai Banjar Alas, Pura Beji Amerta Gangga klecung Kaja atau Jalan Penghubung Klecung-Bebali dan daerah lainnya.
"Setelah usai dipasang selanjutnya 25 kamera CCTV tersebut langsung bisa beroperasi," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Seltim AKP I Nyoman Artadana, mengatakan upaya pencegahan aksi kejahatan dengan memasang kamera CCTV oleh desa Tegalmengkeb tersebut adalah satu satu bukti mereka ikut berpartisipasi menekan aksi kejahatan. Termasuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Jadi CCTV terpasang di desa salah satu saat ini yang bisa memantau pergerakan orang yang datang ke desa. Ditengah masih terjadi aksi kejahatan terutama curanmor di Tabanan," pungkasnya. ***
Editor : Donny Tabelak