Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wisatawan Qatar Tewas Mengapung Setelah Terseret Ombak di Pantai Kelingking, Evakuasi Pakai Helikopter

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 20 Juni 2024 | 02:05 WIB

 

Proses evakuasi wisatawan yang tewas di Patai Kelngking,Nusa Penida. Evakuasi korban menggunakan helikopter.
Proses evakuasi wisatawan yang tewas di Patai Kelngking,Nusa Penida. Evakuasi korban menggunakan helikopter.

radarbuleleng.id- Seorang wisatawan asal Qatar Abdulaziz Sami J A Al-Mannai, 30, ditemukan tewas setelah terseret arus di Pantai Kelingking, Dusun Karangdawa, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Selasa kemarin (18/6) sekitar pukul 14.00.

Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban bersama rekan lainnya berenang dan kemudian terbawa ombak.

Bermula ketika korban bersama teman-temannya yang berjumlah delapan orang diantar oleh sopir, yakni Gede Diana Putra dan Mohamad Sidqi Fitriyadi berkunjung ke Pantai Kelingking sekitar pukul 12.00.

Setibanya di kawasan objek wisata tersebut, korban bersama teman-temannya turun ke pantai yang berada di bawah tebing tersebut.

Sebelum turun, korban telah diberitahu oleh sopir mereka untuk kembali naik pada pukul 14.00 karena akan melanjutkan perjalanan menuju restoran.

Hanya saja setelah ditunggu sampai lebih dari pukul 14.00, korban bersama teman-temannya tidak kunjung naik kembali.

Hal itu membuat Putra menjadi cemas dan berusaha mencari informasi terkait tamunya yang turun ke pantai tersebut.

Nahas, Putra mendapatkan informasi dari Khalid Hamad A A Al-Buhendi, bahwa tamu yang diantarnya telah meninggal dunia diduga karena tergulung ombak saat berenang.

“Tidak lama kemudian sebuah helikopter datang dari Denpasar untuk mengevakuasi korban dan teman temannya langsung ke Denpasar,” ungkap Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta.

Sumerta menambahkan, ada dua orang lainnya yang mengalami luka-luka dalam rombongan wisatawan asal Qatar tersebut.

Hanya saja kedua orang tersebut belum diketahui identitasnya, tetapi sudah dibawa ke RS BMC Kuta untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban meninggal dunia langsung dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara menambahkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada pukul 14.00 mendapat laporan dari Kepala Dusun Karangdawa bila ada WNA terseret arus saat berenang dan ditemukan dalam keadaan mengapung.

Selanjutnya Basarnas Bali memberangkatkan lima orang personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida menuju lokasi kejadian. Usai dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, disepakati untuk evakuasi melalui jalur udara.

Basarnas Bali berkoordinasi dengan pihak Helly Air Bali agar bisa segera mengevakuasi korban beserta rekan lainnya.

“Pada pukul 16.50, mereka berhasil dievakuasi dari Pantai Kelingking  dan dibawa menuju Hellypad Air Bali di Pelabuhan Benoa. Proses evakuasi berjalan lancar, kemudian korban dievakuasi menuju rumah Sakit Umum Bali Mandara Denpasar menggunakan ambulance RS. Bali Mandara,” tandasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#pantai kelingking #Nusa Penida #terseret ombak #wisatawan tewas #penemuan mayat