Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

BWS Bali-Penida Edukasi Masyarakat di Bantaran Sungai. Jaga Alam, Jangan Buang Sampah di Sungai

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Senin, 26 Agustus 2024 | 23:33 WIB

 

BERSIHKAN SUNGAI: Aksi pembersihan sungai di Jalan Pulau Baik.
BERSIHKAN SUNGAI: Aksi pembersihan sungai di Jalan Pulau Baik.

RadarBuleleng.id - Petugas dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida ikut berjibaku bersama dengan Tim Radar Bali II; PUPR Kota Denpasar; BPBD Bali; Polresta Denpasar; Temprina; Perumda Pasar Sewakadarma; The Apurva Kempinski Bali; dan JNE untuk membersihkan sungai yang melintasi Jalan Pulau Biak.

Aksi bersih-bersih sungai ini merupakan serangkaian dari aksi dan sosialisasi 'Tukad Badung Bersih' yang digelar Jawa Pos Radar Bali, radarbali.id, dan Jawa Pos TV, kemarin (25/8).

Petugas OP III BWS Bali-Penida, I Ketut Suastika memaparkan pihaknya mengerahkan 35 orang petugas dan tiga orang pengawas selama kegiatan. Petugas difokuskan pada bantaran sedimentasi di Tukad Badung area Jalan Pulau Biak.

"Kami juga memberikan edukasi ke masyarakat di depan sungai supaya tidak membuang sampahnya lagi di sedimentasinya," ujarnya.

Baca Juga: Amor Ring Acintya, Guru SD Tewas setelah Terlempar dari Atas Jembatan, Ditemukan di Dasar Sungai

Karena diakuinya kondisi sampah di kawasan tersebut masih bisa diatasi. Hanya saja yang terpenting adalah mengedukasi masyarakat di sepanjang bantaran sungai agar tak lagi membuang sampah ke sungai.

"Sungai itu bukan TPA. Jadinya jangan pakai kebiasaan lama buang sampahnya itu ke sungai," jelasnya.

Menurutnya ada lima poin edukasi yang paling penting. Pertama yaitu melibatkan pemerintah yang memiliki kewenangan.

Kedua, melibatkan masyarakat untuk menjaga dan memelihara sepanjang bantaran sungai. 

Ketiga, swasta yang menggunakan infrastruktur yang ada di sepanjang sungai harus terlibat untuk CSR.

Baca Juga: Berenang di Sungai, Siswa SMP Asal Desa Tigawasa Tewas Tenggelam

Keempat, pendidikan untuk edukasi sejak dini supaya menjaga kelestarian alam. Terakhir yakni menggandeng media untuk mengamplifikasi kegiatan.

Dirinya pun mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan oleh Jawa Pos Radar Bali. Karena berkat berita yang diekspos, masyarakat jadi tergugah hatinya untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

"Setiap kegiatan itu bagus, tapi setiap kegiatan yang berkelanjutan lebih bagus. Jangan hanya sekali ini saja membuat kegiatan, kegiatan yang berkelanjutan itu yang diperlukan," kata Suastika.

Oleh karenanya, diharapkannya agar kegiatan serupa terus digaungkan oleh Jawa Pos Radar Bali dan berkelanjutan untuk menjaga kebersihan Tukad Badung.

"Jika ada kegiatan ke depannya, saya mengusulkan ayo ajak pemerintahan desa dan kelurahan yang mewilayahi setiap kegiatan itu, bukan hanya pemerintahan kota," ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sungai #tukad badung #BWS #Balai Wilayah Sungai