Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Beh, Proyek Pembangunan Pasar Negara Rp 142 Miliar Berpotensi Molor

Muhammad Basir • Jumat, 30 Agustus 2024 | 23:08 WIB
Pasar Umum Negara yang masih belum selesai hingga batas waktu pengerjaan Jumat (30/8).
Pasar Umum Negara yang masih belum selesai hingga batas waktu pengerjaan Jumat (30/8).

NEGARA, radarbuleleng.id- Pembangunan Pasar Umum Negara, semestinya selesai Jumat (30/8).

Namun pengerjaan proyek pembangunan diprediksi bakal molor, tidak akan selesai tepat waktu. Karena hingga Jumat siang, masih ada pengerjaan di luar bangunan utama pasar.

Pantauan di sekitar proyek bangunan pasar, pekerja masih mengerjakan sejumlah detail pada eksterior bangunan. Trotoar jalan yang mengelilingi pasar juga masih belum selesai.

Bahkan halaman pasar masih belum rata dan material bangunan masih belum dibersihkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Jembrana I Wayan Sudiarta mengatakan, pembanguan Pasar Umum Negara memang harus selesai Jumat hari ini, sesuai dengan kontrak kerja addendum. ”Harus selesai sesuai kontrak kerja,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan fisik utama pasar sudah selesai. Namun saat ini masih proses penyelesaian detail eksterior dan penataan sekitar bangunan.

”Finishing detail, meskipun persentasenya kecil membutuhkan waktu lebih banyak. Karena harus pelan dan teliti, tidak bisa cepat- cepetan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk halaman yang masih belum selesai, hanya butuh waktu singkat untuk mengaspal. Pengerjaan pengaspalan hanya butuh waktu sehari sudah bisa selesai. ”Kalau pengaspalan halaman bisa cepat,” ujarnya.

Karena masih ada pengerjaan hingga hari terakhir  kemarin, pengerjaan proyek pasar ini diprediksi telat. Tidak akan selesai sesuai kontrak kerja.

Sehingga, nantinya jika pengerjaan terlambat rekanan yang mengerjakan akan mendapat sanksi penalti.

”Kami tidak punya hak menetapkan sanksi, karena kewenangan dari balai,” imbuhnya.

Mengenai proyek pembangunan pasar ini, karena anggaran berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, maka yang berwenang dan bertanggungjawab adalah kementerian melalui Balai PU di Bali.

Pihaknya, selaku dinas pekerjaan umum hanya sebagai fasilitator. ”Kami di daerah hanya fasilitator. Nanti hanya menerima hibah barang atau bangunan,” ungkapnya.

Pengerjaan bangunan pasar umum negara, rencana akan ada serah terima sementara pekerjaan atau provisional hand over (PHO), Sabtu besok (31/8).

Namun rekanan masih memiliki waktu selama setahun untuk pemeliharaan bangunan sebelum nantinya serah terima akhir pekerjaan atau final hand over (FHO).

”Nanti kami (Pemkab Jembrana) tinggal terima hibah barang,” tandasnya.

Pembangunan Pasar Umum Negara dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp 142 miliar.

Awalnya, pembangunan pasar yang sudah dimulai bulan September tahun 2023 lalu, kontrak kerja selesai 17 Juli lalu.

Karena pada saat proses pengerjaan ada addendum pengerjaan, maka waktu pengerjaan ditambah lagi sekitar 40 hari atau hingga 30 Agustus mendatang. ***

 

 

Editor : Donny Tabelak
#pembangunan pasar #Dinas Pekerjaan Umum #Pemkab Jembrana #pasar umum negara