Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hari Raya Galungan, Permintaan Babi Diprediksi Meningkat

Francelino Junior • Sabtu, 14 September 2024 | 16:05 WIB

 

Babi siap potong milik peternak babi asal Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan.
Babi siap potong milik peternak babi asal Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan.

TABANAN, radarbuleleng.id - Kebutuhan daging babi menjelang hari Raya Galungan pada  25 September mendatang diprediksi bakal meningkat. 

Dinas Pertanian Tabanan saat ini tengah melakukan antisipasi dengan memastikan ketersedian stok babi potong aman saat Galungan nanti. 

Berdasarkan data Dinas Pertanian Tabanan kebutuhan babi saat hari Galungan mencapai 4.051 ekor. Dengan estimasi pemotongan mencapai 3.984 ekor.

Kepala Bidang Ternak Dinas Pertanian Tabanan I Gede Parta Ariana mengatakan, saat ini pihaknya memiliki stok babi jelang Hari Raya Galungan mencapai 5.225 ekor dari hasil pendataan yang pihaknya lakukan. 

"Jumlah ini melebihi dari kebutuhan babi saat Galungan dengan rata-rata sebesar 4.000 ekor babi" ujarnya, Kamis (12/9). 

Menurut dia ketersediaan babi yang ada saat ini murni seluruhnya dari peternak Tabanan. Tidak ada stok babi yang didatangkan dari luar Tabanan.

Sementara dari sisi populasi babi di Kabupaten Tabanan mencapai 29.289 ekor. Populasi terbanyak ada di Kecamatan Baturiti, mencapai 9.528 ekor, disusul Kecamatan Penebel mencapai 5.771 ekor, dan disusul oleh Kecamatan Selemadeg mencapai 3.600 ekor. 

"Kami saat Galungan tak sampai mendatangkan babi dari luar Tabanan, karena peternak masih banyak memiliki pasokan," ujarnya.

Kendati pun stok babi aman, Parta Ariana memprediksi saat Galungan nanti harga babi diprediksi naik lebih dari Rp 50 ribu per kilogramnya.

Karena sekarang harga babi di tingkat peternak sudah menyentuh di harga Rp 50 ribu dari sebelumnya mencapai Rp 45 ribu per kilogramnya. 

Disisi lain untuk menjamin kesehatan babi siap potong, pihaknya bakal menerjunkan tim kesehetan disetiap kecamatan. 

Tim ini bakal melakukan pemeriksaan yang dilakukan terhadap hewan babi siap potong. Dengan pemeriksaan H-3 Galungan. 

Dengan pemeriksaan ante dan post morterm atau pemeriksaan klinis dan pemeriksaan daging. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah adanya daging yang tak layak dikonsumsi. 

"Biasanya yang kami waspadai adalah penyakit cacing hati. Bila ditemukan tentu akan dilarang untuk dikonsumsi," pungkasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#daging babi #galungan #dinas pertanian tabanan