MANGUPURA, radarbuleleng.id- Bentrok dua kelompok pemuda pecah di tempat umum.
Kejadian berlangsung heboh di Jalan Raya Kerobokan, depan Gor Purna Krida, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, pada Minggu 29 September 2024 lalu.
Bentrok itu diduga kuat melibatkan dua kelompok perguruan silat. Polsek Kuta Utara telah mengamankan para pemuda itu.
Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono didampingi Kapolsek Kuta Utara AKP Yusuf Dwi Atmodjo menerangkan, bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah orang dari kedua belah pihak yang bentrok tersebut, pada Senin 30 September 2024.
"Ya, proses hukum sementara berlangsung," ujarnya, Selasa (1/10).
Dijelaskan Kapolres, para pemuda itu diamankan berdasar laporan polisi. Terbaru, kedua belah pihak saling melaporkan, karena masing-masing ada yang terluka.
"Luka tersebut berupa lecet pada lutut dan punggung," tambah Kapolres.
Sayangnya identitas para pemuda dan berapa pastinya orang yang diamankan tidak dijelaskan.
Pun dijelaskan, motif dari keributan dua kelompok pemuda tersebut adalah salah paham dan sakit hati, sehingga mereka saling tantang.
"Ya, awal mula perseteruan dua kelompok ini ada di Jawa Timur," sambung AKP Yusuf. Sebab di sana ada yang dianiaya.
Sehingga anggota perguruan silat yang ada di Bali dan terafiliasi dengan mereka ikut terbawa sampai saling tantang.
"Iya mereka diduga kelompok perguruan silat. Intinya kelompok pemuda, yang ada di Bali ini kan sedang kerja, tapi terafiliasi dengan yang di Jawa Timur," bebernya.
Disinggung anggota perguruan silat apa yang terlibat bentrok ini, Yusuf mengaku pihaknya masih perlu melakukan pendalaman.
"Kalau soal apa nama perguruan silatnya, kami masih kembangkan dan dalami," pungkas AKP Yusuf.***
Editor : Donny Tabelak