radarbuleleng.id- Citra pariwisata Bali di mata wisatawan mancanegara kembali tercoreng. Ini, setelah pasangan suami-istri (pasutri) asal India menjadi korban jambret saat berada di Legian,Kuta, Badung, Bali.
Dari video yang beredar, korban yang diketahui bernama Sudhindra Adoni, 41, dan Rachana DT, 38, bersama anak balitanya menangis histeris.
Kejadiannya berlangsung di depan Diva Karaoke, Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung, Minggu 29 september 2024 sekitar pukul 19.30.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian yang viral tersebut.
Pihaknya telah menerima laporan wisman India ini dan masih dalam tahap penyelidikan mencari tahu identitas pelaku jambret.
Dijelaskan, musibah yang menimpa sekeluarga turis asal India ini bermula ketika mereka berjalan kaki hendak makan di restoran India malam itu.
Mereka sempat lihat ada dua orang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan, lalu duduk di atas sepeda motor.
"Berdasarkan keterangan korban, para pelaku mengendarai motornya dari arah depan dan mendekati sang istri dan langsung menarik paksa kalung emas berisi liontinnya," beber Sukadi sembari mengatakan, usai jambret mereka langsung kabur.
Sudhindra pun menangis karena kejahatan menimpanya bersama istri yang sedang gendong anak. Hal tersebut menghebohkan para karyawan dan sejumlah tamu yang sedang mencicipi kuliner tak jauh dari TKP.
Saat yang bersamaan, datang wanita sapaan Mia, 33, yang bekerja di sekitar TKP. Mia mengarahkan sekeluarga asal India ini untuk melapor ke kantor polisi.
Kepada pihak berwajib, pasutri ini mengatakan bahwa dengan adanya peristiwa tersebut, mereka alami kerugian materil lumayan banyak.
"Harga perhiasan di jambret itu sangat mahal yakni Rp 49,8 juta," tambahnya.
Saat ini Unit Reskrim Polsek Kuta sedang melakukan penyelidikan, baik memintai keterangan saksi dan CCTV.
Yang dilakukan ini untuk mengungkap identitas para pelaku berjumlah dua orang yang beraksi menggunakan sepeda motor.
"Kami akan cek CCTV sepanjang arah kaburnya para pelaku," tutupnya.***
Editor : Donny Tabelak