Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Kali Jadi Pilihan Presiden, Peternak dari Petandakan Buleleng Sukses Rawat Sapi Jumbo

F
Penulis: Francelino Junior❯
PILIHAN PRESIDEN: Peternak asal Desa Petandakan, Buleleng, Ketut SUkata menunjukkan sapi peliharaannya. Sapi berbobot 868 kilogram itu dipilih menjadi sapi presiden untuk hari raya Idul Adha tahun ini. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
PILIHAN PRESIDEN: Peternak asal Desa Petandakan, Buleleng, Ketut SUkata menunjukkan sapi peliharaannya. Sapi berbobot 868 kilogram itu dipilih menjadi sapi presiden untuk hari raya Idul Adha tahun ini. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Di sudut kandang sederhana di Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, tak banyak yang menyangka lahir sapi-sapi jumbo langganan Presiden Republik Indonesia. 

Dari tangan dingin Ketut Sukata, 59, peternak asal Buleleng itu kembali mencatat prestasi membanggakan. Untuk ketiga kalinya, sapi peliharaannya dipilih menjadi hewan kurban presiden.

Advertisement

Jarak ribuan kilometer dari pusat pemerintahan rupanya tak menjadi penghalang kualitas ternak milik Sukata dilirik orang nomor satu di Indonesia. 

Tahun ini, sapi berbobot 868 kilogram miliknya dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk kurban Idul Adha di Masjid Arrahmah, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng,  Bali.

Bukan kali pertama. Pada 2025 lalu, sapi miliknya dengan bobot 772 kilogram juga dibeli Presiden Prabowo untuk disalurkan ke Masjid Jami’ Safinatusalam di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. 

Advertisement

Sedangkan pada 2023, sapi berbobot 636 kilogram milik Sukata dikirim ke Masjid Agung Jami’ Singaraja di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng.

“Awalnya dari Dinas Pertanian Buleleng datang mengajukan calon sapi kurban presiden. Astungkara diterima, ini ketiga kalinya,” ujar Sukata.

Bagi Sukata, memelihara sapi bukan sekadar pekerjaan mencari nafkah. Aktivitas itu sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. 

Anak ketiga dari tujuh bersaudara tersebut tumbuh di keluarga petani sekaligus peternak, sehingga sejak dini sudah akrab dengan kandang sapi milik ayahnya di Desa Petandakan.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Kuota Pengiriman Sapi Bali Habis Jelang Idul Adha, Peternak Khawatir Harga Anjlok

Kuota Pengiriman Sapi Bali Habis Jelang Idul Adha, Peternak Khawatir Harga Anjlok

Kuota pengiriman sapi Bali 2026 disebut habis jelang Idul Adha. Peternak khawatir harga sapi anjlok meski permintaan dari luar daerah masih tinggi.

Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban dari Peternak Buleleng. Bobotnya Capai 868 Kilogram

Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban dari Peternak Buleleng. Bobotnya Capai 868 Kilogram

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi Bali milik peternak asal Buleleng seharga Rp 162,4 juta untuk kurban Idul Adha 2026. Bobot sapi mencapai 868 kilogram.

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Bali dari Buleleng Melonjak Tajam. Tapi Harga Stagnan

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Bali dari Buleleng Melonjak Tajam. Tapi Harga Stagnan

Pengiriman sapi Bali dari Buleleng melonjak tajam jelang Idul Adha 2026. Permintaan terbesar datang dari Jawa untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer