Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sah! Tiga Politisi Buleleng Duduk di Kursi Pimpinan DPRD Bali. Langsung Bergerak Serap Aspirasi Masyarakat Bali

Eka Prasetya • Rabu, 9 Oktober 2024 | 01:11 WIB

 

SAH!: Politisi PDI Perjuangan, Dewa Made Mahayadnya (kiri) usai dilantik sebagai Ketua DPRD Bali periode 2024-2029.
SAH!: Politisi PDI Perjuangan, Dewa Made Mahayadnya (kiri) usai dilantik sebagai Ketua DPRD Bali periode 2024-2029.

RadarBuleleng.id - Tiga orang politisi asal Buleleng kini sah duduk di kursi Pimpinan DPRD Bali periode 2024-2029.

Mereka adalah politisi PDI Perjuangan, Dewa Made Mahayadnya. Pria asal Desa Banjar itu duduk di kursi Ketua DPRD Bali.

Selanjutnya ada IGK Kresna Budi yang juga politisi Partai Golkar. Pria asal Kelurahan Liligundi tersebut ada di kursi Wakil Ketua II DPRD Bali.

Terakhir adalah Nova Sewi Putra dari Partai Demokrat. Pria asal Desa Pelapuan itu menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRD Bali.

Selain ketiganya, ada nama Wayan Disel Astawa yang duduk di kursi Wakil Ketua I DPRD Bali. Dia merupakan politisi Gerindra yang berasal dari Desa Ungasan.

Para politisi itu diangkat sebagai pimpinan DPRD Bali lewat Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-4189 Tahun 2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali periode 2024-2029.

Mereka resmi dilantik pada Selasa (8/10/2024). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, I Nyoman Wiguna.

Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya dalam sambutannya mengingatkan bahwa tugas sebagai anggota DPRD merupakan tanggung jawab yang besar. 

Jabatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat Bali. 

“Tugas ini merupakan kehormatan dan tanggung jawab kami, sehingga kami, segenap anggota DPRD Provinsi Bali, membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama Pemprov Bali dan Forkopimda, agar tugas-tugas ke depan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dewa Jack itu mengungkapkan, DPRD punya berbagai fungsi. Diantaranya pembentukan perda dan penyusunan anggaran bersama pemerintah daerah, serta melakukan pengawasan.

Lewat fungsi-fungsi tersebut, seluruh anggota DPRD wajib menjalankan tugasnya sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, kami mengajak rekan-rekan anggota DPRD untuk selalu berupaya menjalankan amanah ini dengan kualitas terbaik, sehingga dapat menyalurkan aspirasi masyarakat dengan baik,” tutupnya.

Terpisah, Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya berharap seluruh anggota DPRD Provinsi Bali untuk bersama-sama memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang ada di Bali.

“Kita harus memastikan bahwa setiap langkah yang diambil akan membawa manfaat bagi semua warga Bali,” jelasnya. 

Menurutnya, pimpinan DPRD memiliki peran yang sangat vital dalam menyusun kebijakan dan mengawasi pelaksanaan program pemerintah daerah. 

Untuk itu, ia mengajak untuk berkolaborasi dengan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan. 

“Hanya dengan cara inilah kita dapat memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan dan aspirasi rakyat,” demikian Mahendra Jaya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#politisi #buleleng #dprd bali