radarbuleleng.id- Kondisi kemarau yang terjadi saat ini mengakibatkan sejumlah embung di Kabupaten Karangasem, Bali, mengalami kekeringan.
Kabid Sumber Daya Air, Dinas PUPR, Perumahan dan Permukiman, Made Wiguna mengatakan, dari 17 embung yang dikelola Dinas PUPR Karangasem, ada lima embung yang mengalami kekeringan total. Artinya tidak ada air sama sekali.
”Yang kering sekali itu ada lima. Sedangkan 12 lainnya volume airnya mulai menipis,” ucapnya dikonfirmasi Selasa (8/10).
Lima embung yang kering tersebut yakni embung Telung Buana, Kecamatan Selat. Embung Datah, Kecamatan Abang. Embung Batu Dawa 1 dan 2, Kecamatan Kubu dan embung Seraya Timur, Karangasem.
Ketersediaan air di sejumlah embung yang volume airnya mulai menipis akibat kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu hingga saat ini.
Sementara, distribusi air terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
”Air embung biasanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti makan, minum, mandi dan mencuci. Kadang juga dimanfaatkan untuk beri minum ternak,” kata Wiguna.
Wiguna menambahkan, ketersediaan air di embung diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam dua bulan ke depan jika kondisi kemarau terus berlanjut.
”Warga yang sudah kesulitan air bersih, biasanya diberikan bantuan air mengunakan tangki,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak