Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pembunuhan Sadis di Taman Pancing, Tersangka Jalani Rekonstruksi

Andre Sulla • Rabu, 13 November 2024 | 01:04 WIB
Tersangka Agus Sugianto, 31, dikawal polisi saat rekonstruksi di bantaran sungai Taman Pancing Timur, Denpasar Selatan, Selasa (12/11/24). Dia dengan sading menghabisi nyawa temannya sendiri.
Tersangka Agus Sugianto, 31, dikawal polisi saat rekonstruksi di bantaran sungai Taman Pancing Timur, Denpasar Selatan, Selasa (12/11/24). Dia dengan sading menghabisi nyawa temannya sendiri.

radarbuleleng.id- Melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), tersangka Agus Sugianto, 31,menjalani rekonstruksi.

Dia digiring ke bantaran sungai Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (12/11/2024) sekitar pukul 11.00.

Karyawan Sari Roti ini menjalani rekonstruksi pembunuhan sadis yang dilakukanya terhadap korban I Komang Agus Asmara, 25.

Tersangka Agus Sugianto memperagakan sebanyak 20 adegan.

Sesuai dengan keterangannya diatas kertas, dia membunuh Juru Parkir (Jukir) bernama Komang Agus Asmara dengan cara gorok leher pada adegan ke 10. Sekitika, Juru Parkir di Circle K Gatot Subroto, Denpasar ini tewas di TKP.

Pantauan wartawan, adegan petama hingga ke 6, pria asal Banyuwangi, Jatim ini mengendarai motor melintas dari arah Selatan ke Utara membonceng

Korban menggunakan seteda motor Yamaha Vega. Pelaku menancap rem motor dan parkir di bagian selatan kurang lebih 15 meter dari lokasi kejadian. 

Di TKP, korban dan pelaku berjalan kaki ke tangga lalu turun ke bantaran sungai kemudian duduk berhadapan di pinggir sungi, tepatnya kurang lebih dua meter di utara tangga yang terbuat dari semen.

Adegan ke tujuh hingga ke delapan keduanya terlibat berbincang-bincang.

Tersangka Sugianto mengaku dirinya kalah judi. Lalu adegan ke Sembilan, korban Asmara (peran pengganti) marah lalu meminta pertanggung jawaban pelaku. 

Adegan ke 10 inilah terjadi peristiwa penganiayaan dengan cara pelaku menggorok leher korban dan langsung tewas di TKP.

Sebelum pergi, Sugianto mengambil HP dan baju jukir milik korban untuk mengelabui jejaknya, pada adegan ke 11.

Selanjutnya adegan 12 dan selanjutnya, lelaki Banyuwangi ini bergegas kabur.

Pada adegan terakhir 18 hingga 20, tersangka mengambil motor dan sempat mendekat ke lokasi pembunuhan.

Dia sempat berhenti di pinggir jalan tak jauh dari tangga menuju bantaran sungai.

Di sana dia melepas dan melempar sarung tangan yang digunakan, dan helm milik korban. Setelah itu dia pergi minggalkan lokasi.

Sedangkan pisau kater yang digunakan menggorok korban, dibuang di sungai Jalan Pulau Misol.

Selanjunya tersangka menancap gas motor dan kabur ke mes Sari Roti di Jalan Sri Rama, Legian, Kuta, Badung, dan akhirnya diamankan polisi di sana juga. 

Ditemui di TKP, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Herson Djuanda didampingi 

Kanit Reskrim IPTU. Nur Habib Aulya mengatakan, ada 20 adegan.

Motifnya, Sugianto khawatir Asmara menuntut mengembalikan sepeda motor yang dijualnya itu. 

Keterangan tersangka sesuai dengan reka ulang dilakukan selama hampir dua jam di lokasi.

"Ada 20 adegan, dia membunuh korban pada adegan ke 10," ujar mantan Kanit Jusil Polresta Denpasar ini.

Sementara itu, pantauan di TKP, situasi mendadak ramai. Warga mendekat untuk menyaksikan secara langsung proses rekonstruksi.***

Editor : Donny Tabelak
#Pembunuhan Jukir #rekonstruksi #taman pancing #sari roti