Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Waspada! Pengendara Motor Nyaris jadi Korban Jambret di Renon

Eka Prasetya • Rabu, 8 Januari 2025 | 21:22 WIB

 

Ilustrasi begal
Ilustrasi begal

RadarBuleleng.id - Seorang pengendara sepeda motor, berinisial Kris, 30, mengalami kecelakaan di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar, pada Selasa dini hari (7/1/2025). Insiden ini terjadi setelah tas yang ia bawa diduga hendak dijambret oleh orang tak dikenal (OTK).

Menurut kesaksian Kris, peristiwa bermula saat ia melaju dari arah barat ke timur di Jalan Cok Agung Tresna sekitar pukul 02.00 WITA dini hari. 

Saat itu, dua pria yang berboncengan dengan sepeda motor mendekatinya dan tiba-tiba menyapa.

"Saya tidak mengenal mereka, tetapi mereka seolah-olah bertindak seperti teman lama," ungkap Kris, Rabu (8/1/2025).

Merasa ada yang janggal, Kris mulai curiga akan niat mereka. Meskipun begitu, ia mencoba tetap tenang dan bersikap ramah. 

Tak lama kemudian, Kris mempercepat laju motornya untuk menjauh dari kedua pria tersebut.

Namun, kedua orang itu terus mengejar. Saat Kris berbelok di simpang tiga dekat Kantor DPD RI Provinsi Bali, tepatnya di Jalan Ir H. Juanda, mereka berhasil menarik tas yang dikenakan oleh Kris. 

Tarikan tersebut menyebabkan Kris kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari motor, hingga mengalami luka-luka. Setelah itu, kedua pelaku langsung melarikan diri.

Yang mencurigakan, tak lama setelah kejadian, dua orang lain tiba-tiba muncul dengan dalih ingin menolong. 

Mereka menawarkan untuk membawa Kris ke rumah sakit dengan motor mereka, sementara sepeda motor Kris diminta untuk ditinggalkan.

Praktis, Kris merasa ada sesuatu yang tidak beres. "Saya curiga mereka mungkin bagian dari komplotan. Saat saya menolak meninggalkan motor dan memutuskan mendorongnya ke pos satpam di Kantor Dinas Kebudayaan, mereka malah langsung pergi," jelas Kris.

"Kalau memang niat membantu, seharusnya mereka membantu saya mendorong motor, apalagi melihat saya berdarah-darah. Tapi mereka malah kabur begitu saja,” imbuhnya.

Meskipun barang-barangnya tidak sempat dirampas, Kris mengimbau kepada masyarakat, terutama pengguna jalan pada malam atau dini hari, untuk lebih berhati-hati. 

Ia berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas terhadap aksi kejahatan seperti ini karena sangat berbahaya dan meresahkan warga. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #sepeda motor