Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Desa Wisata Penglipuran Capai Kunjungan Wisatawan Tertinggi

Marsellus Nabunome Pampur • Senin, 20 Januari 2025 | 20:05 WIB
Wisatawan saat mengunjungi desa wisata Penglipuran, Bangli.
Wisatawan saat mengunjungi desa wisata Penglipuran, Bangli.

radarbuleleng.jawapos.com- Desa wisata Penglipuran, Bangli mencatatkan jumlah kunjungan tertinggi pada tahun 2024 dibandingkan tingkat kunjungan tahun sebelumnya.

Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, Bangli, I Wayan Sumiarsa menjelaskan, tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2023 sebanyak 956.425.

Jumlah ini terdiri dari 124.194 wisatawan mancanegara dan 832.231 wisatawan domestik.

Lalu tahun setelahnya, pada tahun 2024 total kunjungan sejak Januari hingga Desember sebanyak 1.023.143 wisatawan.

”Jumlah ini terdiri dari 152.806 wisatwan mancanegara dan 870.337 wisatawan domestik," katanya Minggu (19/1).

Dia menjelaskan, jumlah ini naik sebanyak 6,98 persen dibandingkan jumlah kunjungan pada tahun 2023.

Di  tahun 2025, pihak pengelola masih terus melakukan berbagai upaya untuk bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sehingga di tahun ini, jumlah wisatawan yang berkunjung terus meningkat.

”Target masih sama dengan tahun lalu. Untuk inovasi kita terus mematangkan pengembangan hutan bambu sebagai atraksi tambahan seperti pasar tradisional, ngelawang setiap hari Minggu di hutan bambu," ungkapnya.

Yang terbaru, dalam menyambut perayaan Imlek Desa Wisata Penglipuran akan menggelar atraksi budaya pentas Barong Landung.

Pentas itu akan berlangsung pada Rabu, 29 Januari 2025. Pentas akan dimulai pukul 10.00 WITA.

Atraksi ini akan ditampilkan oleh 25 Yowana Desa Penglipuran dan menjadi simbol indah dari persatuan budaya Bali dan Tionghoa.

Tarian Barong Landung mengisahkan Raja Jayapangus dan permaisurinya Kang Cing Wie, seorang putri Tionghoa, yang menjadi lambang harmoni antarkebudayaan.

Barong Landung lelaki dan perempuan mewakili nilai-nilai persatuan, saling pengertian, dan penghormatan dalam kehidupan bermasyarakat.

”Selain menyaksikan atraksi Barong Landung, kami berharap para pengunjung juga menikmati keindahan desa kami dan belajar dari nilai-nilai kebersamaan yang kami tunjukkan,” pungkas Sumiarsa.***

Editor : Donny Tabelak
#kunjungan wisatawan meningkat #desa penglipuran #barong landung #desa wisata