RadarBuleleng.id - Pemprov Bali akan menyiapkan rumah susun (rusun) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pemprov Bali.
Rencananya pemerintah akan membangun dua rusun sekaligus. Pemerintah juga telah menyiapkan lahan seluas 58 are untuk pembangunan rusun itu.
Informasi yang dihimpun, masing-masing rusun akan terdiri atas bangunan empat lantai. Setiap rusun terdiri dari 120 unit hunian.
Pembangunan rusun itu akan dibiayai Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI. Anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 30 miliar untuk satu unit rusun, atau Rp 60 miliar untuk dua unit rusun.
Baca Juga: Lapor Pak! Ada 111 Rumah Tidak Layak Huni Akan Diperbaiki Tahun Ini, Anggarannya Rp 2,2 Miliar
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha mengakui ada rencana pembangunan rusun.
Rencananya rusun bisa diakses oleh seluruh ASN di Provinsi Bali. Termasuk ASN dari instansi vertikal yang berkantor di Denpasar.
”Bisa diakses untuk seluruh ASN Provinsi Bali juga instansi vertikal di Bali. Khususnya yang berkantor di Denpasar dan sekitarnya,” jelasnya.
Menurut Nusakti, Pemprov Bali mengusulkan agar pemerintah pusat membangun dua unit tower sekaligus. Sehingga nantinya ada total 140 unit hunian.
Nantinya para ASN yang masuk kategori penghasilan rendah dan belum memiliki rumah, dapat mengajukan usulan untuk menghuni rusun tersebut.
Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya juga sudah sempat mengecek rusun tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya