Radarbuleleng.jawapos.com- Umat Hindu memperingati Hari Raya Siwaratri yang jatuh pada tanggal Senin (27/1) kemarin.
Ratusan umat Hindu pun melakukan persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar.
Pemangku atau Jan Banggul Pura Agung Jagatnatha, Ida Bagus Saskara mengatakan, para pemedek sudah mulai berdatangan sejak pagi hari.
"Puncak acaranya dimulai pada pukul 18.00 WITA yang dipimpin oleh Ida Pedanda dari Griya Kaliungu. Nanti persembayangan juga akan dilaksanakan bertahap yang terdiri dari beberapa paletan," paparnya.
Paletan dimulai setelah Ida Ratu Pedanda selesai mapuja. Kemudian dilanjutkan dengan persembayangan yang dipimpin oleh Jro Mangku.
Persembahyangan pertama dipimpinnya dari pukul 19.00 gingga 00.00 WITA. Dilanjutkan dengan persembayangan khusus untuk Siwaratri.
"Persembayangan tetap berlanjut. Bagi masyarakat atau pemedek yang sudah sembahyang, boleh melakukan jagra atau begadang," ujarnya.
Adapun persembayangan terakhir dilakukan pada hari ini pukul 05.00 WITA.
Tiap tahunnya, rata-rata sebanyak 500 hingga 1.000 pemedek memenuhi Pura Agung Jagatnatha untuk melakukan persembahyangan. Jumlahnya diperkirakan meningkat, karena bertepatan dengan hari libur.
Tak hanya dari Denpasar, ada juga pemedek yang datang dari Gianyar, Klungkung, Bangli, Buleleng, Jembrana, dan wilayah lainnya di Bali.
Kebanyakan pemedek yang berdatangan dari kalangan anak-anak muda, seperti pelajar dan mahasiswa. Mereka juga dibekali dengan Dharma Wacana yang dimulai pukul 20.00 WITA.
Secara umum, dipaparkannya bahwa pelaksanaan Siwaratri merupakan momen untuk melakukan perenungan diri.
Melalui perenungan diri, umat bisa memahami apa saja yang sudah dilakukan sebelumnya, yang membuat efek yang tidak baik atau negatif.
"Dengan merenung, kita akan sadar bahwa selama ini mungkin kita lebih mengutamakan ego dalam diri kita. Begitu sudah sadar, ayo kita lakukan perbaikan-perbaikan," ujarnya.
Sekaligus sebagai upaya agar bisa lebih baik lagi ke depannya. Dirinya turut mengajak anak-anak muda yang memiliki ego tinggi, agar bersama-sama melakukan perenungan.
Sehingga ke depannya akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan lebih banyak memberikan manfaat.
Salah satu pemedek, Ni Made Ayu Puspa Dewi, 15, pun turut menyampaikan harapan melalui persembahyangan di Hari Raya Siwaratri ini.
"Mungkin jadi diri lebih baik lagi. Kebetulan karena tahun ini juga ada training, semoga dapat hotel yang bagus," kata Puspa.
Tiap tahunnya, ia melakukan persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha yang berjarak dekat dari rumahnya, bersama dengan teman-teman sekolah.
"Suasananya di Jagatnatha sekarang itu berbeda, karena perbaruan juga. Jadi lebih nyaman, lebih khusyuk," sambungnya.***
Editor : Donny Tabelak