Radarbuleleng.jawapos.com- Angin kencang dan kabut tebal saat hujan deras terjadi di Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara, Minggu kemarin (9/2).
Selama 1 jam lebih penyeberangan kapal ditunda untuk mencegah kecelakaan pelayaran.
Koordinator Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Kelas I Penyeberangan Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha menjelaskan, penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk ditunda sementara mulai pukul 12.40 WITA, karena kecepatan angin di tengah laut mencapai 45-49 knot.
”Angin sangat kencang di tengah laut, membahayakan pelayaran,” jelasnya.
Penyeberangan lintas Gilimanuk - Ketapang, kembali dibuka setelah kondisi angin sudah mulai normal sekitar antara 8-14 knot, sekitar pukul 13.30 WITA.
”Penundaan penyeberangan hanya sekitar satu jam. Setelah kecepatan angin berkurang, penyeberangan dibuka lagi,” jelasnya.
Selama penundaan penyeberangan, lalu lintas kendaraan yang akan menyeberang parkir di areal parkir dalam Pelabuhan Gilimanuk.
Tidak ada penumpukan kendaraan hingga keluar dari dalam pelabuhan.
”Sitasi masih terkendali, kendaraan hanya ada di dalam pelabuhan,” tegasnya.***
Editor : Donny Tabelak