SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Berkembangnya pariwisata di Bali utara, membuat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng menargetkan kunjungan wisatawan juga meningkat, yakni 1,7 juta kedatangan pelancong.
Dari jumlah itu, wisatawan mancanegara diharapkan makin banyak yang tiba.
Dari data Dispar Buleleng, tahun 2024 target wisatawan yang datang adalah 1,5 juta. Dengan pembagian, 1 juta untuk wisatawan domestik dan 500 ribu untuk wisatawan mancanegara.
Namun realisasinya, 604.833 wisatawan mancanegara datang ke Bali utara alias melebihi target.
Wisatawan yang paling banyak datang, berasal dari Perancis dengan 129.525 orang.
Disusul Jerman, Tiongkok/China, Belanda, Rusia, Australia, Amerika, Italia, Inggris, dan Spanyol. Negara-negara tersebut masuk dalam peringkat 10 besar.
”Targetnya di 2025 adalah 1 juta wisatawan domestik dan 700 ribu wisatawan mancanegara. Optimis tercapai, apalagi ada 13 kapal pesiar mewah yang telah terjadwal mampir ke Buleleng,” ujar Kepala Dispar Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara pada Rabu (12/2).
Disebutkannya, hingga Januari sampai April nanti, sudah ada 8 kapal pesiar yang akan berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Sedangkan sisanya dijadwalkan pada Oktober sampai Desember.
Yang sudah terjadwal, kata Dody Sukma, seperti Royal Caribbean Cruise Line, Norwegian Cruise Lane, dan ROW Management. Dengan rata-rata penumpang sebanyak 2.100 orang serta 900 orang kru.
”Berbagai strategi promosi telah dirancang, mengikuti tren global yang menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata. Termasuk pengembangan destinasi wisata baru,” lanjutnya.
Pengembangan destinasi wisata baru di Buleleng, bertujuan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Sehingga yang dapat menikmati tidak hanya wisatawan luar Bali dan luar negeri, namun juga wisatawan mancanegara.
Beberapa desa wisata potensial di wilayah Buleleng yang saat ini tengah digali lebih dalam, seperti Desa Julah, Desa Mayong, serta kawasan wisata Batu Ampar di wilayah Buleleng barat.
Termasuk juga dengan perencanaan master plan pengembangan kawasan wisata Pantai Binaria Lovina, agar mengoptimalkan konektivitas kawasan wisata melalui Paket Wisata 3B (Bali utara, Bali barat, dan Banyuwangi).
Sehingga mempermudah akses wisatawan ke beberapa destinasi unggulan, khususnya di Buleleng.
”Saat ini fokus pada pengembangan daya tarik wisata, untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata di Bali Utara. Karena pengembangannya menjadi kunci, agar jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng meningkat,” tandas Kepala Dispar Buleleng itu.***
Editor : Donny Tabelak