RadarBuleleng.id - Kabar gembira bagi pengguna setia Trans Metro Dewata (TMD). Bus ini dipastikan kembali beroperasi pada April 2025.
Bus kembali mengaspal setelah Pemerintah Provinsi Bali menjalin kesepakatan dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).
Hanya saja, tidak seluruh armada kembali di jalan. Karena alasan efisiensi jumlah armada yang dioperasikan akan mengalami pengurangan.
Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan bupati dan walikota telah sepakat dengan skema pendanaan baru.
Jika sebelumnya biaya operasional TMD akan ditanggung lewat sharing anggaran. Yakni 30 persen dari Provinsi, dan 70 persen dari kabupaten/kota.
“Sharing pembiayaan pengoperasionalan TMD sudah capai kesepakatan," kata Koster.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bali, Samsi Gunarta mengatakan, pihaknya sedang mengkaji ulang jadwal operasional TMD agar lebih efisien.
Meskipun rute layanan tetap dipertahankan, konsep layanan akan mengalami perubahan dari sistem Bus Rapid Transit (BRT) menjadi angkutan umum reguler.
“Kami sedang melakukan perhitungan ulang terkait anggaran, rute, dan jadwal operasional agar lebih optimal. Yang jelas, bus TMD siap kembali melayani masyarakat Bali,” ujar Samsi.
Meski kembali beroperasi, jumlah armada yang dikerahkan akan berkurang dari 100 unit menjadi 76 unit.
Penyesuaian ini dilakukan agar pengelolaan lebih efisien dan tetap memberikan layanan terbaik bagi pengguna transportasi umum di Bali. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya