Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gegara Tas dan Jaket, Dua Pengamen dari Pasuruan Nyaris Saling Tusuk di Denpasar

Andre Sulla • Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:12 WIB

 

Ilustrasi polisi mengamankan dua pria asal Pasuruan, Jatim, yang saling kejar menggunakan pisau di Bali.
Ilustrasi polisi mengamankan dua pria asal Pasuruan, Jatim, yang saling kejar menggunakan pisau di Bali.

DENPASAR, Radarbuleleng.jawapos.com- Dua remaja asal Pasuruan, Jawa Timur, inisial HAR, 15, dan MR, 15, membuat heboh di Bali.

Sebab, mereka nyaris saling bunuh menggunakan pisau. Kejadiannya berlangsung di depan Warung Babi Guling Sari Boga, Jalan Ayani, Peguyangan, Denpasar Utara, Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 20.00 WITA.

Ternyata motifnya sepele, salah paham terkait tas dan jaket. Apalagi keduanya dalam pengaruh alkohol.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa tersebut diketahui setelah terjadi keributan dua remaja di pinggir jalan.

Warga menghubungi polisi lalu mengamankan mereka beserta barang bukti, kemudian membawa mereka ke Polsek Denpasar Utara guna proses hukum lebih lanjut.

Hasil interogasi kedua pihak ini mengatakan, sebelum kejadian keduanya sempat minum minuman keras bersama di daerah Banjar Dualang, Peguyangan Kaja, dekat warung Pop Ice, sekitar pukul 15.00 WITA.

Dalam pengaruh alkohol, keduanya ribut tentang permasalahan pinjaman barang berupa tas dan jaket. Barang HAR dibawa MR ke Pasuruan beberapa bulan lalu. MR kemudian meminta waktu untuk mengembalikan.

"Bahkan meminta tolong HAR untuk diantar ngamen dan uang hasil ngamen akan diberikan untuk ganti rugi tas dan jaket," jelas Kasi Humas sembari mengatakan, dalam perjalanan ke tempat ngamen, MR terus mengucapkan kata-kata tantangan.

HAR kemudian turun dari truk yang ditumpangi dan mengambil pisau milik pedagang gorengan untuk mengejar MR.

MR juga membawa pisau yang diselipkan di pinggang. Namun, saat kejar-kejaran, ada masyarakat dan polisi yang melerai dan mengamankan mereka ke Polsek Denpasar Utara.

MR mengatakan baru datang dari Pasuruan dan tiba di Denpasar tiga hari lalu.

Motif selisih paham, di bawah pengaruh alkohol, dan merasa emosi ditantang, lalu saling kejar dengan pisau.

"HAR mengalami luka gores tipis di punggung tangan kiri saat mengambil pisau. MR mengalami luka gores akibat pisau sendiri pada jempol kiri. Keduanya diamankan Polsek," tutupnya.***

Editor : Donny Tabelak
#mabuk #pisau #jaket #pasuruan #penusukan #tas #pengamen #polresta denpasar