Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Target Keuntungan Tembus Rp 1,3 Miliar, PDDS Tabanan Sebut Beras hingga Telur Terserap Hotel dan Toko Modern

Juliadi Radar Bali • Rabu, 2 April 2025 | 16:05 WIB
Direktur Utama Perusahaan Daerah Dharma Santika (PPDS) Tabanan Kompyang Pasek Wedha.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Dharma Santika (PPDS) Tabanan Kompyang Pasek Wedha.

TABANAN, Radarbuleleng.jawapos.com- Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Kabupaten Tabanan menargetkan keuntungan yang didapat dari hasil pengelolaan usaha yang dijalankan pada tahun 2025 sebesar Rp 1,3 miliar.

Target ini ditentukan setelah mempertimbangkan pengembangan dari sejumlah bisnis yang dikelola.

Mulai dari penjualan usaha beras ke sejumlah hotel di Bali, penjualan usaha telur ayam hingga pangan lainnya.   

Jumlah target kunjungan yang bakal dikejar di tahun 2025 ini lebih besar dari tahun 2024.

Di tahun 2024 dari target keuntungan Rp 700 juta sudah bisa tembus Rp 1,6 miliar. 

Direktur Utama Perusahaan Daerah Dharma Santika (PPDS) Tabanan, Kompyang Pasek Wedha mengatakan adanya target keuntungan usaha sebesar Rp 1,3 miliar tersebut pihaknya sangat optimis bisa tercapai. Apalagi saat ini PDDS sudah merambah usaha dibidang pangan. 

"Dibidang pangan kami kembangkan seperti bisnis babi dan telur ayam hingga hasil kopi Tabanan," ujar Kompyang Rabu kemarin (26/4). 

Ia berharap dengan pengembangan bisnis babi ini akan bisa mengejar dari target yang ditentukan.

Apalagi saat ini juga khusus produk beras dan telur menjadi primadona dalam hal penjualan di PDDS pada sejumlah hotel dan toko modern. 

"Untuk beras sebulan kami bisa jual sampai 200 ton beras. Sedangkan penjualan telur ayam 5.000 - 6.000 butir terjual setiap harinya," ungkapnya.

Kompyang menambahkan penjualan beras dan telur ayam misalnya, PDDS Tabanan telah bekerjasama dengan sejumlah hotel berbintang di Bali.

Saat ini sudah ada ke 43 hotel yang menyerap beras PPDS Tabanan. "Bisa dibilang beras dan telur masih menjadi produk unggulan kami dalam hal pemasaran," jelasnya. 

Untuk memenuhi pasokan 200 ton beras pada sejumlah hotel dan toko modern tersebut, diakui Kompyang, pihaknya telah bekerja sama dengan 15 penggilingan beras di Tabanan.

Dimana beras-beras itu diserap secara langsung dari petani di Tabanan. Sedangkan untuk telur sendiri terserap dari para peternak di daerah Penebel. 

"Maka kami optimis bisa mencapai target keuntungan tahun ini. Apalagi beras dan telur dengan kualitas sangat bagus sehingga mampu bersaing di pasaran," tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#telur ayam #pemkab tabanan #peternak #hotel #beras #perusahaan daerah