Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh! Warga Pendatang Memaki Pecalang di Bali, Nama Pengacara Togar Situmorang Ikut Terseret

Wiwin Meliana • Senin, 7 April 2025 | 19:25 WIB

 

VIRAL: Screenshot video viral wanita yang terlibat adu mulut dengan pecalang di Desa Amed, Karangasem.
VIRAL: Screenshot video viral wanita yang terlibat adu mulut dengan pecalang di Desa Amed, Karangasem.

RadarBuleleng.id – Media sosial kembali diramaikan dengan video keributan yang menyeret sejumlah pecalang dan warga pendatang di Bali. 

Dalam video yang viral diunggah akun Instagram @infodenpasarterkini.id, terlihat beberapa wanita yang diduga merupakan pendatang memaki petugas pecalang dengan kata-kata kasar.

Peristiwa tersebut disebut-sebut terjadi di Desa Amed, Karangasem, Bali. Dalam tayangan video, pecalang tampak mendatangi sebuah rumah warga pendatang untuk meminta keterangan terkait suatu hal. 

Namun, alih-alih menjelaskan, para wanita tersebut justru melontarkan makian bernada tinggi kepada para petugas adat itu.

Salah satu pecalang bahkan terdengar mengusir warga tersebut dari lokasi. Tak berhenti di situ, salah satu wanita juga menyebut-nyebut nama pengacara Togar Situmorang, seolah ingin membawa-bawa nama hukum dalam konflik tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi kejadian. Namun, video itu langsung memantik reaksi netizen. 

Baca Juga: Lapor Pak! Wilayah Hukum Kuta Utara Darurat Gangguan Kamtibmas, Pecalang Terpaksa Turun Tangan

Banyak yang menyayangkan sikap para pendatang yang dinilai tidak menghormati pecalang, yang merupakan simbol keamanan adat di Bali.

"Wajib dibuat website blacklist, tampilkan nama dan NIK orang-orang seperti ini agar tidak bisa masuk ke seluruh Bali," tulis akun @wrzkp.

"Miris. Semeton Bali dimaki-maki tanpa ada tindakan tegas. Hati-hati bisa jadi efek domino," kata akun @arifdenkerdeck.

"Amankan saja bli, Bali gak butuh orang pendatang yang gak respek sama aturan desa," ujar akun @jeeellyfishh.

Terseretnya nama Dr Togar Situmorang dalam keributan tersebut langsung direspons sang pengacara. Ia membantah mengenal wanita dalam video, apalagi terlibat secara hukum.

“Dengan ini saya tegaskan, saya tidak mengenal dan tidak pernah menerima surat kuasa dari siapapun terkait kejadian itu. Saya sangat keberatan nama saya dicatut,” tulis Togar Situmorang dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Tak hanya membantah, Togar juga menyatakan dukungan kepada pecalang dan aparat desa agar menindak tegas pihak yang terlibat.

“Saya mendukung muspida, pecalang, babinsa, maupun pihak kepolisian untuk memberikan pengamanan dan sanksi kepada ibu-ibu yang terlibat,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#karangasem #bali #pengacara #instagram #netizen #viral #warga pendatang #pecalang #Amed #hukum #togar situmorang #video #Adat #media sosial