Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Muncul TPS Liar, DLH Tabanan Akui Persoalan Rumit

Juliadi Radar Bali • Rabu, 9 April 2025 | 03:05 WIB
Petugas kebersihan dari DLH Tabanan membersihkan sampah dan memasang paranet serta tanda larangan di salah satu TPS liar di pinggir Jalan By Pass Ir Soekarno, Tabanan.
Petugas kebersihan dari DLH Tabanan membersihkan sampah dan memasang paranet serta tanda larangan di salah satu TPS liar di pinggir Jalan By Pass Ir Soekarno, Tabanan.
 
 
TABANAN, Radarbuleleng.jawapos.com– Tempat pembuangan sementara (TPS) liar selalu saja muncul di Tabanan.
 
Seperti itulah yang terjadi di pinggir jalan jurusan Denpasar- Gilimanuk, Jalan By Pass Ir Soekarno Tabanan tepatnya di lingkungan Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. 
 
Muncul TPS liar sontak menjadi bahan keluhan warga. Pasalnya lokasi TPS liar tersebut sudah ditutup dengan paranet hingga dilengkapi dengan tanda larangan. 
 
Namun apa yang terjadi masih ada oknum warga yang menjadikan lokasi itu sebagai tempat pembuangan sampah.
 
Bahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan beberapa melakukan pembersihan sampah di lokasi TPS tersebut. 
 
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana, lokasi TPS liar yang ada di pinggir jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk, Jalan By Pass Ir Soekarno Tabanan tepatnya di lingkungan Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.
 
Pihaknya dari petugas kebersihan DLH Tabanan sudah kerap kali menangani TPS liar tersebut dengan melakukan pembersihan. 
 
Bahkan pihaknya sudah pasang spanduk larangan untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut. Akan tetapi masih ada saja warga yang membandel membuang sampah.   
 
“Kami sudah bersihkan berkali-kali. Tapi tetap saja ada (oknum warga) yang membuang (sampah di tempat itu),” ungkap Kepala DLH Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, pada Senin kemarin (7/4). 
 
Melihat kondisi demikian ia memberikan saran agar di sekitar lokasi itu dilengkapi kamera tersembunyi atau CCTV oleh pemilik lahan untuk melacak pelakunya.
 
“Minimal kalau tidak bisa ditindak, viralkan saja orangnya, jangan cuma sampahnya yang diviralkan,” imbuhnya.
 
Ia menyebutkan, setelah beberapa TPS di seputaran Kota Tabanan sudah ditiadakan, pembuangan sampah justru pindah ke lokasi-lokasi yang tidak semestinya, seperti areal pasar atau lahan-lahan kosong di pinggir Jalan By Pass Ir Soekarno Tabanan.
 
TPS liar memang menjadi persoalan rumit, karena masih ada saja oknum warga yang membuang sampah sembarangan pada lokasi yang bukan menjadi tempat pembuangan sampah. 
 
“Kami sebetulnya sudah menyiapkan pola pengangkutan. Seperti di belakang GOR Debes yang juga sempat dikeluhkan warga sekitar. Sekarang kami sudah jadwalkan pengangkutannya,” beber mantan Kabag Ekonomi Setda Tabanan ini.
 
Ekayana menyebutkan, pihaknya telah berupaya untuk mengatasi kemunculan TPS-TPS liar. Ini dilakukan dengan menjalin koordinasi bersama beberapa LSM, desa setempat, hingga komunitas lingkungan.
 
Kolaborasi ini dilakukan dengan melakukan gerakan bersih-bersih secara berkala di tempat-tempat yang rawan dijadikan TPS liar.
 
Namun, ia menegaskan, upaya itu juga mestinya harus diimbangi dengan kesadaran warga untuk menjaga kondisi lingkungannya.
 
“Membersihkan lingkungan itu tanggung jawab bersama. Kami sangat mengharapkan peran serta tokoh masyarakat, adat, hingga pelibatan TPS 3R dan bank sampah. Mari ubah zona nyaman menjadi zona sadar bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.***
 
 
 
Editor : Donny Tabelak
#pemkab tabanan #tps liar #buang sampah sembarangan #dlh tabanan