RadarBuleleng.id – Menjelang pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih pada Purnama Kedasa, Sabtu (12/4/2025), berbagai langkah persiapan telah dilakukan.
Pemprov Bali memastikan seluruh fasilitas dan layanan di kawasan suci tersebut sudah siap untuk melayani para pemedek.
Salah satunya adalah ketersediaan parkir dan pengaturan arus kunjungan pemedek agar tidak terjadi kemacetan maupun kepadatan berlebih.
Hal itu diungkapkan Sekda Bali, Dewa Made Indra, saat melakukan pengecekan langsung ke kawasan Pura Besakih.
Ia menegaskan bahwa peninjauan tersebut mencakup tidak hanya sarana prasarana fisik, namun juga kesiapan personel, standar operasional (SOP), hingga logistik.
“Tujuannya agar seluruh aspek layanan benar-benar siap, sehingga para pemedek bisa tangkil dengan aman, tertib, nyaman, dan lancar,” ujar birokrat asal Desa Pemaron, Buleleng itu.
Peninjauan dimulai dari Area Parkir Kedundung, yang disiapkan khusus untuk menampung kendaraan besar seperti bus.
Selain soal transportasi, Dewa Indra juga menekankan pentingnya disiplin jadwal persembahyangan. Ia meminta agar masing-masing kabupaten/kota di Bali, serta pemedek dari luar daerah, mengikuti jadwal yang sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2025.
“Pastikan seluruh petugas tahu dan paham tugasnya sesuai SOP. Cek kembali semua fasilitas. Seperti toilet, lampu penerangan, pengeras suara, fasilitas kesehatan, CCTV, hingga WiFi. Semua harus berfungsi optimal,” tegasnya.
Kepala Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih (FKSPA), I Gusti Lanang Muliarta menjelaskan, area tersebut akan dilengkapi 15 unit kendaraan shuttle untuk mengangkut pemedek ke Parkir Manik Mas, dan sebaliknya.
“Dari total 15 shuttle, lima di antaranya menggunakan kendaraan listrik, sisanya berbahan bakar bensin. Seluruh armada sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan,” terangnya.
Pemprov Bali juga mengingatkan agar layanan shuttle bisa dimaksimalkan saat jam-jam padat, terutama di akhir pekan atau hari libur panjang yang biasanya diikuti lonjakan jumlah pemedek. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya