Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pembangunan Shortcut Singaraja–Mengwitani Lanjut Tahun Ini. Titik 9-10 Mulai Tender Bulan Juni

Eka Prasetya • Sabtu, 19 April 2025 | 00:01 WIB

 

Pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani titik 7D. Baik 7D dan 7E akan selesai pembangunan pada akhir tahun ini.
Pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani titik 7D. Baik 7D dan 7E akan selesai pembangunan pada akhir tahun ini.

SUKASADA, RadarBuleleng.id – Pemerintah Provinsi Bali terus mempercepat penyelesaian pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani. 

Konon tahun ini proyek itu akan berlanjut. Tahun ini, titik 9 hingga 10 akan dikerjakan mulai bulan Juni 2025 mendatang.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bali, Wayan Koster saat launching siaran televisi digital di Turyapada Tower, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Jumat (18/4/2025).

“Shortcut sudah terbangun sampai titik 8. Tahun ini kita lanjutkan ke titik 9 dan 10. Saya sudah rapat dengan Dirjen Bina Marga, rencananya Juni tender, dan langsung dikerjakan dengan skema multiyears,” jelasnya.

Proyek jalan yang menghubungkan antara Bali Selatan dan Bali Utara ini disebut sebagai salah satu solusi mengatasi kesenjangan pembangunan antar wilayah. 

Selain itu, shortcut juga diharapkan mempermudah akses ke destinasi wisata di Buleleng. Termasuk ke destinasi baru seperti kawasan wisata Turyapada.

“Kalau sudah selesai sampai titik 10, ke Buleleng tidak lagi bikin mules,” kata Koster disambut tepuk tangan undangan.

Koster menyatakan, pembangunan jalur shortcut di Buleleng tidak akan berhenti pada titik 9 dan 10 saja.

Pemprov Bali telah menyiapkan rencana lanjutan untuk membangun shortcut pada titik 11 hingga 12. Sehingga pengguna jalan lebih nyaman.

Rencananya titik 11-12 akan membelah jalur berkelok-kelok yang ada di Desa Padangbulia hingga Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada.

Untuk mengatasi masalah ketersediaan lahan, pemerintah berencana membuat bentangan jembatan yang cukup panjang. Konon serupa dengan Jembatan Tukad Bangkung di Badung. 

Khusus untuk titik 11 dan titik 12, targetnya akan dikerjakan pada tahun 2027 hingga tahun 2028 mendatang. Baru kemudian proyek dilanjutkan ke titik 1 dan titik 2 di Kabupaten Tabanan.

Asal tahu saja, Shortcut Singaraja-Mengwitani merupakan proyek prestisius yang dikerjakan oleh pemerintah. Rute shortcut disebut mengurangi waktu tempuh dan membuat para pengguna jalan lebih nyaman saat melintas. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #bina marga #tender #Pemprov Bali #gubernur bali #turyapada #koster #wayan koster #shortcut #televisi digital #bali utara #buleleng