Radarbuleleng.jawapos.com- Masih minim sekolah sepak bola (SSB) di Tabanan, membuat Pemerintah Desa Bengkel, Kecamatan Kediri Tabanan membentuk sekolah sepak bola (SSB).
Sekolah sepak bola bernama Garuda Devata dibentuk untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak usia dini khususnya yang ada di Desa Bengkel dan sekitarnya.
Perbekel Desa Bengkel I Nyoman Wahya Biantara mengatakan, pembentukan SSB sejatinya ide muncul dari para orang tua di desa.
Melihat begitu antusias anak-anak yang berbakat dan hobi bermain sepak bola di desa. Sementara wadah pembinaan belum ada.
"Atas dasar itulah kami di Desa Bengkel membentuk sekolah sepak bola yang diberinama SSB Garuda Devata," kata Wahya, Kamis kemarin (24/4).
Saat ini ada sekitar 25 anak di desa dengan usia 6-12 tahun yang sudah terdaftar mengikuti SSB. Dengan jadwal latihan seminggu dua kali yakni pada Rabu dan Sabtu sore.
"Kami tidak khusus untuk anak-anak Desa Bengkel, tapi baik dari desa lainnya jika ada orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya boleh mengikuti SSB Garuda Devata," tuturnya.
Yang menarik dari SSB Devata, pihaknya memberikan subsidi pembiayaan gratis bagi orang tua yang ikut program pemilihan sampah di desa.
Jika orang tua anak ikut program ini, maka mereka membayar latihan sepak bola sebesar Rp 5.000 dalam setiap kali latihan. Bila tidak mengikuti maka dikenakan biaya sebesar Rp 10.000.
"Pelatih dari SSB Garuda Devata bekerja dengan Askab Kabupaten Tabanan. Dimana pembiayaan pelatih di-support langsung dari Desa," jelasnya.
Wahya berharap kehadiran SSB ini dapat mengurangi waktu anak-anak di depan layar handphone dan mendorong mereka untuk lebih aktif serta meningkatkan komunikasi dalam tim.
SSB Garuda Devata terbuka untuk umum dan diharapkan bisa menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan sepak bola mereka sejak dini.
"Dengan adanya pembinaan yang baik, diharapkan lahirnya bibit-bibit unggul pesepakbola dari Desa Bengkel yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak