RadarBuleleng.id – Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, semula diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah berbasis desa.
Sejak diresmikan pada 2023 lalu, fasilitas ini mengolah sampah rumah tangga dari kawasan perkotaan dan Desa Kusamba menjadi produk bernilai seperti pupuk kompos.
Namun, belakangan, permasalahan baru muncul. Seiring berjalannya waktu, volume sampah yang masuk ke TOSS Center terus meningkat.
Keterbatasan kapasitas dan belum optimalnya proses pengolahan, banyak sampah menumpuk dan menimbulkan sampah residu.
Kondisi tersebut diperparah dengan kendala pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente yang sempat terganggu beberapa waktu lalu.
Tak hanya masalah penumpukan sampah, dampak serius lainnya mulai dirasakan warga sekitar.
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar TOSS Center mengeluhkan air sumur mereka tercemar.
Air yang dulunya jernih dan layak konsumsi, kini berubah warna, berbau, dan tidak layak lagi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Klungkung, I Made Satria, langsung bergerak cepat. Ia memerintahkan Direktur Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung, I Nyoman Renin, untuk segera memasang sambungan air bersih gratis bagi warga terdampak.
”Begitu kami menerima laporan adanya pencemaran air sumur, pemerintah harus hadir. Ini soal kebutuhan dasar masyarakat. Maka saya instruksikan langsung agar warga mendapat akses air bersih,” tegas Satria.
Beberapa warga yang kini telah mendapatkan sambungan air bersih antara lain I Komang Yuliana, I Komang Sudiarta, I Wayan Budiantara, dan I Wayan Sudiarta.
Mereka mengaku lega karena kini dapat kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir kekurangan air bersih.
Bupati Satria juga berpesan kepada warga agar menggunakan fasilitas air bersih tersebut dengan bijak dan bertanggung jawab.
Satria berharap bantuan ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi mendorong kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
“Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, manfaatkan sebaik-baiknya apa yang sudah diberikan oleh pemerintah melalui Perumda Air Minum,” imbuhnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen akan terus memantau kondisi di sekitar TOSS Center. Termasuk mencari solusi jangka panjang agar pengolahan sampah berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya