Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cok Ace Resmi Pimpin Pramuka Bali. Dapat Tugas Bina Moral Generasi Muda

Eka Prasetya • Senin, 19 Mei 2025 | 00:17 WIB

 

PRAMUKA: Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace, saat dilantik pada Minggu (18/5/2025).
PRAMUKA: Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace, saat dilantik pada Minggu (18/5/2025).

RadarBuleleng.id - Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati alias Cok Ace, resmi memimpin Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Bali. Pria yang juga Ketua PHRI Bali itu akan bertugas hingga tahun 2029 mendatang.

Cok Ace dilantik sebagai Ketua Kwarda Bali oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Minggu (18/5/2025).

Dalam sambutannya, Cok Ace menyatakan dirinya berkomitmen memajukan Pramuka melalui program-program inovatif, peningkatan kualitas SDM, serta menjalin sinergi luas dengan berbagai pihak.

"Pelantikan ini menjadi awal baru untuk konsolidasi internal dan penyusunan strategi pembinaan yang responsif terhadap tantangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai dasar kepramukaan," ujar pria yang mantan Wakil Gubernur Bali itu.

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyebut, Pramuka punya potensi yang luar biasa. Saat ini jumlah anggota pramuka di Bali mencapai 143.862 orang yang tersebar di 3.188 gugus depan. 

Potensi tersebut sebagai kekuatan strategis untuk menjadikan pramuka sebagai pusat rujukan dalam pengembangan pemuda.

"Pembina Pramuka diharapkan mampu menghadirkan pendidikan dan pelatihan yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman," ujar Indra.

Menurutnya tantangan generasi muda Bali kini semakin kompleks. Revolusi industri 4.0 turut mengubah pola kecakapan hidup. Menurutnya, pendidikan nonformal seperti Pramuka harus tampil sebagai alternatif yang relevan dan solutif.

"Ini peluang besar bagi Kwarda Bali untuk memperbarui materi pembinaan dan melibatkan Pramuka dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara nyata," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso mengingatkan bahwa Pramuka merupakan kekuatan pendidikan nonformal yang terbukti membentuk karakter generasi muda dan mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Menurutnya Pramuka harus berperan aktif menyukseskan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Mulai dari pembangunan SDM unggul hingga stabilitas nasional. Hal itu sejalan dengan nilai-nilai dasar kepramukaan seperti kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, dan kepedulian sosial-lingkungan.

“Mari jadikan Gerakan Pramuka sebagai kekuatan moral, sosial, dan kultural dalam menyiapkan generasi emas 2045. Yakni sebagai generasi yang cerdas, berakhlak, dan kompetitif tanpa kehilangan identitas kebangsaan,” ujarnya.

Selain melantik pengurus Kwarda Gerakan Pramuka, dalam kesempatan tersebut juga dilantik pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Bali, serta Badan Kelengkapan Kwarda Bali. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kreatif #gugus depan #Asta Cita #kwartir nasional #kwartir daerah #sdm #Kwarda #phri #prabowo subianto #pemuda #cok ace #pendidikan #pramuka #presiden #gerakan pramuka