Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Banyak Remaja di Klungkung Kena Diabetes, Dinkes Gencarkan Promosi Kesehatan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 20 Mei 2025 | 02:05 WIB
Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes

Radarbuleleng.jawapos.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Klungkung berupaya menggencarkan promosi kesehatan, terutamanya mengenai bahaya diabetes sejak dini.

Mengingat temuan diabetes di kalangan remaja atau usia 15-17 tahun di Kabupaten Klungkung yang cukup tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Klungkung I Ketut Ardana, Minggu (18/5) kemarin mengungkapkan, ada sebanyak 11 remaja dari 3.558 remaja Klungkung yang menjalani pemeriksaan kesehatan didapati gula darahnya masuk dalam kategori diabetes di tahun 2024.

Selain itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Aplikasi Sehat Indonesiaku (Asik) tahun 2024 tersebut terungkap pula ada sebanyak 342 remaja yang gula darahnya tergolong dalam kategori prediabetes.

”Sementara 3.205 orang dinyatakan normal,” terangnya.

Sementara berdasarkan data per 7 Mei 2025, tercatat ada sebanyak 14 remaja Klungkung yang gula darahnya masuk kategori diabetes dari 544 remaja yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pun sebanyak 113 remaja masuk kategori prediabetes. Jumlah remaja dengan gula darah kategori diabetes dan prediabetes di Klungkung per 7 Mei tersebut tercatat tertinggi di Bali dengan jumlah peserta terbanyak ketiga setelah Ginyar dan Badung.

Di mana Gianyar dengan jumlah pesertanya sebanyak 601 remaja tercatat jumlah diabetes 1 orang. Sementara Badung dengan jumlah peserta sebanyak 755 remaja, tercatat jumlah diabetes 7 orang.

Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung, I Gusti Ayu Ratna Dwijawati menambahkan, pengecekan gula darah tersebut merupakan pengecekan gula darah sewaktu atau tanpa dilakukannya puasa.

Yang mana kondisi gula darah saat itu sangat dipengaruhi makanan yang dikonsumsi.

”Ada yang kemudian melakukan pengecekan gula darah puasa dan tidak semua gula darahnya tinggi dan terbilang normal,” jelasnya.

Meski begitu, promosi kesehatan akan terus digencarkan sehingga masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

”Mulai dari mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga. Saat ini, banyak anak yang sibuk dengan smartphonenya sehingga kurang bergerak,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#dinas kesehatan #diabetes #klungkung #dinkes klungkung #remaja #gula darah