Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh, Ternyata Masih Banyak Pelaku UMKM di Bali yang Tak Melek Digital

Marsellus Nabunome Pampur • Rabu, 11 Juni 2025 | 20:05 WIB
 
Pengamat Ekonomi dan akademisi, Prof. Ida Bagus Raka Suardana yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar.
Pengamat Ekonomi dan akademisi, Prof. Ida Bagus Raka Suardana yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar.
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Akses internet menjadi salah atu kunci penting bagi para pelaku UMKM di Bali untuk memajukan usahanya.
 
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh pengamat Ekonomi dan akademisi, Prof. Ida Bagus Raka Suardana.
 
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar ini menyebut, kelancaran akses internet berpengaruh besar terhadap omzet.
 
”Kelancaran akses internet dari penyedia layanan yg digunakan oleh pelaku UMKM di Provinsi Bali tentu memiliki pengaruh signifikanh terhadap omzet penjualan mereka," katanya di Denpasar, Selasa (10/6).
 
Dia mengurai, dimana menurut data tahun 2024, para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan digitalisasi.
 
Pendampingan ini juga termasuk terkait akses internet yang stabil. Dengan adanya pendampingan itu, terbukti bahwa omzet yang didapat para pelaku UMKM meningkat sebesar kurang lebih 65 persen dalam empat bulan setelahnya.
 
Namun sayangnya, meski adanya pendampingan dari pemerintah, jumlah UMKM di Bali yang bisa memanfaatkan akses internet dengan baik untuk memasarkan produknya masih terbilang cukup minim.
 
”Hingga Desember 2024, dari total 448.434 pelaku UMKM di Bali, baru sekitar 34 persen yang mengaplikasikan digitalisasi dalam pemasaran dan keuangan. Hal itu menunjukkan bahwa msh banyak UMKM yang belum memanfaatkan potensi internet secara optimal untuk meningkatkan omzet mereka," bebernya.
 
Raka Suardana melanjutkan, untuk menjaga dan meningkatkan omzet, para pelaku UMKM di Bali membutuhkan layanan dari penyedia internet yang menawarkan koneksi yang stabil dan cepat.
 
Masyarakat dan pelaku UMKM di Bali bisa memiliki profider internet yang menurut mereka bisa menunjang kelancaran usaha mereka dengan maksimal.
 
Dengan demikian, para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya secara digital dengan lancar.
 
Para pelaku UMKMjuga perlu belajar bagaimana cara memasarkan produk lewat digital atau media sosial.
 
”Dengan dukungan layanan internet yang handal dan sesuai kebutuhan, pelaku UMKM di Bali dapar meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar mereka secara digital, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan omzet penjualan," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#umkm #melek digital #undiknas #pengamat ekonomi #pemasaran #internet