Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Menarik, Pemkab Karangasem Target Tingkatkan PAD Rp 35 Miliar dalam 5 Bulan

Zulfika Rahman • Jumat, 25 Juli 2025 | 22:05 WIB

 

Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika  saat menghadiri rapat kerja pembahasan APBD Perubahan 2025 di Gedung DPR Karangasem, Kamis (24/7) kemarin.
Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika saat menghadiri rapat kerja pembahasan APBD Perubahan 2025 di Gedung DPR Karangasem, Kamis (24/7) kemarin.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pemkab Karangasem merancang proyeksi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 35,7 miliar pada perubahan APBD Semesta Berencana Karangasem tahun 2025 ini. 

Menariknya, peningkatan PAD tersebut tidak lagi bergantung pada sektor pajak Mineral Bukan Logam dan Bebatuan (MBLB).

Melainkan beberapa sektor lain seperti pajak Bea perolehan hak atas tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) diproyeksikan naik sebesar Rp 15 miliar. 

Selain BPHTB, pendapatan yang di proyeksikan naik juga yaitu dari sektor pajak hotel dan restoran diproyeksikan naik sekitar Rp 6 miliar serta dari Pajak rekreasi dan hiburan sebesar Rp 2 miliar, pajak listrik sebesar Rp 5 miliar serta beberapa sektor lainnya.

”Selain MBLB, yang digenjot sektor lain seperti BPHTB, pajak hotel dan restoran dan pajak lain,” kata Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika  saat menghadiri rapat kerja pembahasan APBD Perubahan 2025 di Gedung DPRD Karangasem, Kamis (24/7). 

Pihaknya optimis, dengan melihat tren perkembangan pendapatan di induk dari beberapa sektor tersebut, target pendapatan yang dipasang pada APBD perubahan bisa  tercapai.

”Terlebih pada APBD induk realisasi pajak disektor BPHTB melampaui target,” tuturnya.

Terkait dengan MBLB, menurut Ardika pihaknya tidak merancang kenaikan pada sektor tersebut, mengingat untuk saat ini masih mengejar target sesuai dengan yang dipasang pada APBD induk 2025.

Apalagi melihat situai cuaca dan banyak proyek yang belum jalan sehingga diperkirakan pendapatan disektor tersebut hanya mampu mengejar sesuai dengan target yang ditetapkan sebelumnya.

”Untuk target disektor MBLB pasti tercapai, cuma untuk meningkatkan disektor tersebut pada perubahan kami belum berani melihat situasi perkembangan cuaca dan proyek banyak belum jalan sehingga agak sedikit lesu,” sebutnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pemkab karangasem #Pajak Mineral Bukan Logam #pendapatan asli daerah #pad #dprd karangasem